Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Ini Penjelasan Polri Terkait Temuan Peluru Tajam saat Demo 22 Mei

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Adanya temuan peluru tajam yang berada di dalam mobil Brimob yang dirusak oleh massa saat terjadi kerusuhan di kawasan Slipi pada Rabu (22/5) lalu, membuat Mabes Polri melakukan klarifikasi.

“Saya sampaikan ada beberapa insiden. Ada pengrusakan dan pembakaran mobil Brimob yang termasuk kendaraan dinas dan kendaraan dinas komandan Batalyon Brimob, yang dalamnya memang ada satu kotak peluru peluru tajam ini,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal saat jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (23/5).

Iqbal menegaskan peluru tajam tersebut tidak dibagikan kepada seluruh personil dalam pengamanan pengunjuk rasa.

Dia menegaskan pasukan pengamanan aksi tidak dilengkapi dengan senjata api atau peluru tajam. Mereka hanya menggunakan tameng, pentungan, helm dan tongkat yang ditunjang oleh water Canon dan gas air mata dalam menghadapi tim perusuh.

Dijelaskan Iqbal, standar operasional prosedur penanganan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Polri, yakni mengedepankan persuasif, humanis dan simbol kepolisian.

“Kita lihat eskalasinya seperti apa. Prinsipnya polri dalam mengatasi massa secara proporsional antara ancaman dan kekuatan yang dimiliki aparat,” ujarnya.

Baca Juga :   Petugas KPPS yang Meninggal Adalah Pejuang Demokrasi
Advertisement
Loading...
Loading…