Connect with us

Hukum

Kasus Penganiayaan Dominasi di Polsek Kelapa Lima

Published

on

Foto : AKP Didik Kurnianto, S. I. K

Kupang, realitarakyat.com – Sejak bulan Januari hingga Mei 2019 ini, kasus penganiayaan dan pengeroyokan mendominasi di Polsek Kelapa Lima.Kasus penganiayaan dan pengeroyokan ini paling banyak ditangani di Polsek Kelapa Lima.

Dalam satu bulan saja, kasus tersebut mencapai 6 – 10 laporan polisi.Demikian diungkapkan Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto, S. I. K ketika dihubungi wartawan, Rabu (15/5).

Dijelaskan Didik, banyaknya kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang dilaporkan ke Polsek Kelapa Lima dikarenakan adanya pengaruh Minuman Kerad (Miras).

Diakibatkan karena mabuk,lanjut Didik, memicu tingginya kasus penganiayaan dan pengeroyokan di wilayah Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

“Rata – rata kasus yang dilaporkan di Polsek Kelapa Lima ini adalah kasus penganiayaan dan pengeroyokan. Dan, kasus ini terjadi akibat mabuk minuman keras (miras), ungkap Didik.

Ditambahkan Didik, rata – rata kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di Kecamatan Kelapa Lima ini secara keseluruhan pelakunya adalah kaum muda atau remaja.

“Dua kasus yang paling banyak ditangani Polsek Kelapa Lima ini rata-rata pelakunya adalah remaja,”ucap Didik.

Namun, lanjutnya, dari sekian kasus tersebut tidak semuanya berakhir di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang. Karena, dalam proses hukum berjalan kedua belah pihak baik antara korban dan pelaku sepakat untuk dilakukan perdamaian.

“Ada yang sampai sidang di PN Kelas IA Kupang, tapi ada yang tidak karena di mediasi dan akhirnya sepakat untuk damai,” tutup Didik.(rey)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Pengemudi Pick Up Ditembak Orang Tak Dikenal

Published

on

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooy Nafi. (Foto: Ist)
Continue Reading

Hukum

Bos First Travel Ingin Ajukan PK

Published

on

Continue Reading

Hukum

Ajukan Kasasi Sofyan Basir, KPK Sertakan Rekaman Sidang Kasus PLTU Riau-1

Published

on

Continue Reading




Loading…