Connect with us

Daerah

Kasus Embung, Jefri Un Banunaek Diperiksa 6 Jam

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Jefri Un Banunaek anggota DPRD NTT tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Embung Mnela Lete di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) senilai Rp 756 juta tahun 2015 diperiksa hingga 6 jam lamanya.

Pemeriksaan Jefri Un Banunaek ini berlangsung di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten TTS oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS, Khusnul Fuad.

Kajari Kabupaten TTS, Fachrizal melalui Kasi Pidsus Kejari Kabupaten TTS, Khusnul Fuad kepada wartawan, Rabu (15/5) mengaku bahwa Jefri Un Banunaek diperiksa sebagai saksi untuk kasus pembangunan embung Mnela Lete untuk tersangka lainnya.

Dijelaskan Khusnul, pemeriksaan terhadap tersangka dimulai sejak pukul 10:00 wita hingga pukul 15:00 wita di Kantor Kejari Kabupaten TTS.

“Jefri diperiksa sebagai saksi dalam kasus embung di Mnela Lete sejak pukul 10:00 wita hingga pukul 15:00 wita,” terang Khusnul.

Menurut Khusnul, dalam pemeriksaan terhadap Jefri Un Banunaek ini, saksi dicerca hingga 50 pertanyaan oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS terkait proyek embung Mnela Lete.

Dikatakan Khusnul, berkaitan dengan kasus embung Mnela Lete ini, Jefri Un Banunaek bakal dipanggil kembali untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS.

“Penyidik bakal jadwalkan lagi pemeriksaan terhadap Jefri Un Banunaek dalam kasus yang sama,” sebut Khusnul.

Untuk diketahui bahwa dalam kasus dugaan korupsi proyek embung Mnela Lete, Kejari Kabupaten TTS telah menetapkan sedikitnya lima orang sebagai tersangka.

Lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kabupaten TTS diantaranya, Jefri Un Banunaek (anggota DPRD NTT), Samuel Nggebu (Kadis PU TTS), Jemmy Un Banunaek, Timotius Tapatab, dan Yohanes Fanggidae (Dirut CV. Belindo).(rey)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending