Connect with us

Daerah

Gubernur NTB Minta Masyarakat Agar Tidak Terpancing Dengan Isu People Power

Published

on

Mataram,Rralitarakyat.com – Gubernur NTB Zulkieflimansyah memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 yang berlangsung dengan aman tertib dan damai.

Hal itu ia sampaikan melakukan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1440 H, di Masjid Al- Muttaqin, Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukling Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa malam (14/5/2019).

Menurutnya, meski pemilu 2019 dirasa masih ada kekurangan disana sini, tidak lantas menjadikan yang tidak puas menjadi anarkis.

“Masyarakat yang merasa tidak puas hasil pemilu dapat memanfaatkan koridor-koridor konstitusi kita. Sehingga ketidakpuasan ini bisa di ekspresikan di jalur yang pas,” ujarnya.

Bang Zul, panggilan akrap Gubernur NTB, menjelaskan, langkah-langkah hukum sangat diperlukan yang menunjukkan bahwa masyarakat umumnya Nusa Tenggara Barat dan khususnya Lombok Tengah, sudah matang berdemokrasi.

“Mudah-mudahan ini hadiah terbaik buat kita semua warga Nusa Tenggara Barat,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan Safari Ramadhan, sekaligus silaturahmi dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, tidak ada lagi masyarakat yang terprovokasi yang dapat mengganggu aktifitas perekonomian, mengganggu image Lombok sebagai daerah pariwisata, Lombok yang seharusnya tenang, damai dan menyenangkan buat para wisatawan maupun para investor untuk menanamkan investasinya.

Menyinggung, kegiatan people power tanggal, 22 Mei 2019 yang akan datang, ia berharap masyarakat di NTB, tidak ikut-ikutan dalam kegiatan tersebut.

“Zaman sekarang kan semua orang bisa mengekpresikan perasaannya. Nach untuk people power terserah ajalah. Tapi saya berharap di NTB tidak seperti itu,” tegasnya.

Ia menekankan kepada masyarakat NTB, tidak ikut-ikutan dalam aksi tersebut, karena tantangan masih banyak dan sangat penting untuk dikerjakan ketimbang melakukan people power.

Baca Juga :   KPUD Paluta Memberikan Sangsi Pemberhentian Ketua Terhadap Ketua PPS Desa Rondaman

Pekerjaan itu, sambung dia, seperti rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi di awal Juli hingga Agustus 2018, harus berjalan cepat berupa pembangunan rumah penduduk yang masih banyak yang rusak dan belum sepenuhnya pulih seperti sediakala.(Isnaini)

Advertisement
Loading...
Loading…