Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

ICW Minta Presiden Jokowi Segera Bentuk Pansel Ketua KPK

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) mendorong Presiden Joko Widodo untuk segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk menentukan Pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ICW menilai Presiden Jokowi bisa menentukan kriteria-kriteria penting dalam pemilihan seseorang untuk menjadi tim Panitia Seleksi.

“Ya pasti kita juga mendorong agar Presiden Jokowi bisa menentukan kriteria-kriteria penting misalnya seseorang menjadi pansel seperti apa juga berpihakan bersangkutan seperti selama ini terhadap pemberantasan korupsi seperti apa.”

“Kita dorong agar orang orang yang dipilih Presiden Jokowi menjadi pansel adalah orang-orang yang mempunyai profesionalitas yang tinggi kemampuan berfikir yang cukup tinggi dan poin pentingnya adalah integritas.” kata Kurnia Ramadhana selaku Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) di kantornya Minggu (12/5/2019).

Namun ICW menyoroti lambatnya pembentukan Pansel ini dikarenakan sampai dengan saat ini Presiden Jokowi belum berfokus kepada pembentukan tim, sehingga pesimis dan belum tahu kapan pembentukan pansel dibentuk.

Jika mengacu kepada 4 tahun lalu pemiliham sebelumnya biasanya dilakukan pada minggu ketiga bulan Mei.

“Ya sebenarnya kita mendorong mengacu pada 4 tahun lalu minggu ketiga bulan Mei Presiden Jokowi seharusnya sudah membentuk tim pansel, akan tetapi potret hari ini menjadi pesimis karena sepertinya Presiden Jokowi masih berfokus pada konteks elektoral dan beberapa isu lain.” tambah Kurnia.

Menurutnya pembentukan pansel harus segera dilakukan dikarenakan banyakan proses yang cukup panjang dalam sebuah penbentukan Pansel.

“Kerja pansel kan cukup panjang mengumumkan ke publik ada proses seleksi administrasi ada wawancara dan ada juga meminta masukan kepada publik yang paling penting ada proses feed and propertest di DPR nanti, dan kita menganggap jika ini berlarut larut makabproses pemilihan pansel KPK akan terancam untuk dilantik tepat waktu untuk bulan desember 2019” lanjut Kurnia.

Baca Juga :   Inilah Masukan dari Para Purnawirawan Jendral Kepada Presiden Jokowi

ICW pun berahrap pimpinan KPK kedepan memiliki integritas dan visi misi yang jelas dalam tindak pidama korupsi.

“Ya yang pasti pimpinan KPK ke depan harus mempunyai integritas dan mempunyai visi yang jelas dalam pemberantasan korupsi dan tau manajerial internal KPK sendiri agar kedepan penanganan korupsinya semakin masive dan pengelolaan internal KPK bisa berjalan” kata Kurnia.

Masa jabatan pimpinan KPK diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Dalam Pasal 34 UU KPK tersebut, disebutkan kalau Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi memegang jabatan selama 4 tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk sekali masa jabatan’.

Mengacu pada UU tersebut, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Komisioner KPK Lainnya yang mulai menjabat pada 21 Desember 2015, maka akan tuntas menjabat pada akhir tahun 2019 ini.(Nanang)

Advertisement
Loading...
Loading…