Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Menteri Agama Lukman HS Tidak Mau Bicara Soal Uang yang Ditemukan Di Laci Mejanya

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin terkait kasus dugaan suap pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag). Lukman diperiksa sebagai saksi untuk tersangka M Romahurmuziy alias Romy.

Lukman diperiksa sekitar empat jam. Tiba di gedung KPK pukul 09.50 WIB, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini keluar pada pukul 14.47 WIB.

Usai diperiksa KPK, awak media mengonfirmasi Lukman terkait dengan uang yang disita KPK dari laci meja kerjanya. Namun, saat ditanya hal itu dia memilih bungkam.

Mulutnya terkatup rapat, tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Lukman yang mengenakan kemeja putih dan peci hitam itu cepat-cepat berjalan menuju mobil hitam menteri berpelat B 1258 RFS.

Sebelum memasuki mobil, awak media terus menanyakan pemeriksaan Romy yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun lagi-lagi dia enggan menjawab panjang lebar.

“Yang terkait dengan materi perkara saya mohon dengan sangat kepada media, para jurnalis untuk sebaiknya menanyakan langsung ke KPK karena mereka tahu untuk memilah dan memilih hal-hal yang layak untuk konsumsi publik mana yang tidak,” kata Lukman di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).

Terkait perkara yang menjerat dua pejabat di Kementerian yang dipimpinnya itu, Lukman mengaku menghormati semua proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Dia juga mengaku bersyukur telah memenuhi panggilan penyidik.

“Karena proses ini masih sedang berlangsung. Saya harus menghormati dan menghargai proses yang sedang berlangsung,” ucapnya.

Seperti diketahui pada 18 April 2019 tim KPK menggeledah Kemenag serta ruang kerja Lukman. Dari penggeledahan itu tim penyidik mengamankan dokumen dan uang dalam pecahan rupiah serta dolar Amerika Serikat yang diduga terkait dengan perkara dugaan suap pengisian jabatan di Kemenag.

Baca Juga :   Saat Bulan Puasa Jam Kerja PNS Dirilis Sampai Jam 3 Sore

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, uang yang diamankan penyidik dari laci meja Lukman yakni Rp180 juta dan 30.000 dolar Amerika. Dari laci kerja itu juga KPK menemukan uang honorarium yang tidak disita KPK.

Penyidik hingga kini terus mengembangkan kasus tersebut. Dalam kasus ini, selain Romy, telah ditetapkan tersangka yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

KPK menduga Romy bersama-sama dengan pihak Kemenag menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan tinggi di Kemenag.(Willi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Pemerintah Pastikan Tak Lemahkan KPK

Published

on

Continue Reading

Nasional

Menkopolhukam Minta Demonstran Tertib Sampaikan Aspirasi

Published

on

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Wiranto (kanan-depan)
Continue Reading

Nasional

DPR Setuju Tunda Pengesahan RUU PAS

Published

on

Continue Reading




Loading…