Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Kasus NTT Fair, Ajudan Mantan Gubernur NTT Diperiksa

Published

on

Foto: Gedung NTT Fair di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang beberapa waktu lalu

 

Kupang, realitarakyat.com – Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan NTT Fair pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT senilai Rp 29 miliar kian mengerucut.

Pasalnya, Ariyanto Rondak yang diperiksa sebagai saksi oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT.

Pemeriksaan terhadap ajudan mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya ini kian membuka tabir permainan dalam proyek NTT Fair senilai Rp 29 miliar ini.

Ariyanto Rondak merupakan mantan ajudan Gubernur NTT dua periode, Frans Lebu Raya diperiksa tim penyidik Tipidsus Kejati NTT pada, Senin (29/4).

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (30/4) membenarkan adanya pemeriksaan terhadap ajudan mantan Gubernur NTT dua periode ini.

Loading...

Dijelaskan Abdul, pemeriksaan terhadap ajudan mantan Gubernur NTT ini untuk memperkuat pembuktian dalam kasus dugaan korupsi NTT Fair yang berlokasi di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

“Iya benar. Senin (29/4) kemarin penyidik periksa ajudannya mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya untuk memperkuat bukti yang ada,” kata Abdul.

Ketika ditanya terkait materi pemeriksaan terhadap Ariyanto, Abdul.mengatakan bahwa untuk hasil pemeriksaan dirinya tidak bisa menjelaskannya karena itu merupakan materi perkara.

“Kalau soal hasil pemeriksaan terhadap saksi saya tidak bisa jelaskan karena itu materi perkara yang akan dijadikan bukti nantinya,” ucap Abdul.

Abdul ketika ditanya terkait informasi bahwa hasil pemeriksaan terhadap Ariyanto dikabarkan bahwa ada sejumlah oknum pejabat yang turut menikmati aliran dana proyek NTT Fair, dirinya mengaku bahwa informasi itu tidak diketahuinya.

“Kalau soal info itu saya belum tahu dan belum bisa pastikan apakah demikian atau tidak karena saya tidak tahu hasil pemeriksaan,” terang Abdul.(rey)

Baca Juga :   Mantan Kepala BNN : Nunung Tidak Perlu Ditahan, Cukup Di Rehabilitasi
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

RKUHP yang akan Disahkan DPR Dinilai Banyak Kemunduran, ini Catatan ICJR

Published

on

Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Anggara. (foto:ist/net0
Continue Reading

Daerah

Dituding Lakukan Pungli, Paulus Pantung Dilaporkan Aktivis ke Polisi

Published

on

Continue Reading

Daerah

Diduga Gadaikan Mobil Sewaan, Mantan Anggota DPRD Loteng Diringkus

Published

on

Continue Reading




Loading…