Connect with us

Nasional

Semakin Berkembang, KPK Akan Periksa Ketua – Ketua DPW PPP Se Indonesia Soal Jual Beli Jabatan

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil ketua Ketua DPW PPP Se Indonesia secara satu persatu yang dianggap terlibat dalam kasus jual beli jabatan di kementrian Agama.

Kali ini, KPK sudah menjadwalkan Sekretaris DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Norman Zein Nahdi. Pemeriksaan dilakukan terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang melibatkan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi.

“Saksi Norman Zein Nahdi akan diperiksa untuk tersangka RMY (Romi),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (25/4/2019).

Ia juga mengatakan KPK akan memeriksa dua pejabat Kemenag, yakni Kasubbag Pengadaan Kemenag Septian Saputra dan Kabag Pengadaan dan Pertimbangan Kemenag Mohammad Farid Wadjdi. “Pemeriksaan keduanya adalah sebagai saksi untuk tersangka RMY,” sambungnya.

KPK telah menetapkan Romi sebagai tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kemenag. Ia diduga menerima suap Rp300 juta terkait seleksi jabatan di Kemenag pada 2018-2019.

Selain itu, dua lainnya juga telah berstatus tersangka karena diduga menyuap Romi agar mendapatkan jabatan di Kemenag.
Mereka adalah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin atau HRS.(Willi)

Baca Juga :   Pengamanan Debat Capres Terakhir Malam Ini Sampai 4 Ring
Advertisement
Loading...
Loading…