Connect with us

Nasional

Sofyan Basir Tersangka Korupsi PT PLN Riau 1

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Direktur Utama PT PLN Persero Sofyan Basir sebagai tersangka, Selasa (23/4/2019).

Sofyan merupakan tersangka keempat dalam kasus korupsi terkait pembangunan PLTU Riau 1. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, penetapan tersangka ini dilakukan setelah KPK mempelajari fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan untuk tiga terdakwa lainnya.

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup tentang dugaan keterlibatan pihak lain,” ujar Saut di Gedung KPK Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Berikut 3 tersangka lainnya yang sudah menjalani proses hukum di pengadilan: 1. Johannes Budisutrisno Kotjo Pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo divonis 2 tahun 8 bulan oleh hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/11/2018).

Namun, oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, hukuman Kotjo diperberat menjadi 4,5 tahun penjara. Hakim juga menghukum Kotjo untuk membayar denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam pertimbangan, hakim menilai Kotjo memiliki peran dominan untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang sangat besar.

Akibat perbuatannya juga membuat masyarakat Riau tidak dapat menikmati listrik. Hakim juga menilai Kotjo sebagai koruptor kelas kakap yang mengatur proses penganggaran, hingga penunjukkan pemenang proyek.

Menurut hakim, hukuman 4,5 tahun penjara saja sebenarnya belum cukup memberikan rasa adil bagi masyarakat. Kotjo terbukti menyuap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham sebesar Rp 4,7 miliar.

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending