Connect with us

Nasional

Petugas KPPS yang Meninggal Adalah Pejuang Demokrasi

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya sejumlah petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang meninggal mencapai 90 orang.

Jokowi mengatakan KPPS yang telah mendukung pelaksanaan pemilu sebagai pejuang demokrasi.
Jokowi secara khusus dan atas nama negara mengucapkan keprihatinan dan duka cita tersebut.

“Saya kemarin sudah menyampaikan, jadi ucapan berduka cita yang mendalam atas meninggalnya petugas-petugas KPPS, juga beberapa yang di luar KPPS, saya kira beliau ini adalah pejuang demokrasi yang meninggal dalam tugasnya,” ungkap Jokowi di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019),

Jokowi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada para relawan yang telah bekerja keras baik pagi, siang, malam di tingkat pusat maupun daerah.

“Semua relawan bekerja keras, tadi saya bertemu dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah, kita sudah kehilangan waktu, kehilangan pikiran, kehilangan material, semuanyalah, terima kasih harus saya berikan baik pusat maupun di daerah semuanya,” katanya.

Ia juga bersyukur pelaksanaan pemilu telah berjalan dengan lancar sehingga semua kembali pada kegiatan normal sehari-hari.

“Saya sampaikan kita menyukuri dan Pilpres sudah berjalan dengan lancar sehingga semuanya saya sampaikan kita kembali ke aktivitas dalam kehidupan sehari hari. Adem semuanya,” katanya.

Terkait rencana pertemuan dengan rival politiknya dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto, Jokowimengatakan belum ada pertemuan.

“Belum, belum. Ketemu saja belum. Saya memutuskan dalam rangka itu. Belum. Ya tujuannya untuk kebaikan bangsa ini,” katanya.

Ia juga tidak ingin menjelaskan dengan gamblanh apa saja hal yang akan dibahas jika pertemuan itu terlaksana. “Ada tapi ya enggak perlu saya sampaikan,” katanya.

Diberitakan, jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia bertambah menjadi 90 orang. Menurut catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, sebanyak 374 petugas KPPS sakit.

Diduga, para petugas yang meninggal dunia maupun sakit ini karena kelelahan usai bertugas melakukan penghitungan dan rekapitulasi suara pemilu.

Selain itu, dilaporkan sebanyak 10 personel Polri meninggal dunia atas berbagai sebab. Mulai dari kecelakaan hingga kambuhnya penyakit kronis di sela tugas.(Wahyu)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending