Connect with us

Luar Negeri

Negara – Negara Arab Memanas, ingin Diadili Mantan Presiden Sudan Menghilang

Published

on

Sudan,Realitarakyat.com.- Apa yang salah dalam dunia politik di negara negara Arab saat ini, sehingga gejolak politik negara Timur Tengah ini kian bergejolak.

Saat ini paska masyarakat Mendesak mundur ,Presiden Sudan Omar Al Bashir mengundurkan diri setelah 30 tahun menjabat, Kini Keberadaan mantan Presiden Sudan, Omar al-Bashir, yang dilaporkan ditahan setelah kudeta sampai saat ini belum diketahui.

Menurut laporan, dia beserta dua orang dekatnya akan segera diadili atas tuduhan korupsi dan kematian belasan pengunjuk rasa, dalam gelombang demonstrasi sejak akhir 2018.

Menurut sumber, para mantan pejabat Sudan yang akan diadili selain Bashir adalah mantan Menteri Dalam Negeri, Abdelrahim Mohamed Hussein, dan Ketua Partai Kongres Nasional, Ahmed Haroun.

Ketiganya juga menjadi buronan Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda. Mereka disebut bertanggung jawab atas kejahatan perang dalam konflik di Darfur.

Kini Angkatan Bersenjata Sudan mengambil alih pemerintahan dengan membentuk Dewan Militer. Mereka menyatakan akan berkuasa selama dua tahun dan menggelar pemilihan umum untuk membentuk pemerintahan peralihan.

Akan tetapi, kontak senjata dilaporkan terjadi antara pasukan yang loyal terhadap Bashir dan tentara Sudan.

Kudeta ini dianggap sebagai pengaruh dari gerakan Revolusi Semi Arab yang terjadi sejak 2011. Negara tetangga mereka, Mesir, sudah lebih dulu melakukan itu tetapi kini malah melahirkan presiden diktator baru, Abdel Fattah Saeed Hussein Khalil al-Sisi.

Sudan juga menyatakan tetap terlibat dalam pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi yang berperang di Yaman, melawan kelompok Houthi.

Angkatan bersenjata Sudan melakukan kudeta terhadap kepemimpinan Presiden Omar al-Bashir, yang telah berkuasa sejak 1989 pada 11 April.

Kudeta dilakukan setelah gelombang unjuk rasa untuk menuntut Bashir mundur kian gencar sejak pekan lalu. Hal itu sudah dilakukan sejak Desember 2018.

Sebelumnya, Presiden Sudan Umar al-Basyir dikabarkan telah bersedia untuk lengser setelah didera demonstrasi besar-besaran sejak Desember tahun lalu.

“Dia kemungkinan sudah meletakkan jabatan tapi belum ada pengumuman resmi,” kata Sekretaris Jenderal Partai Kongres Sudan Khalid Umar. Dia menambahkan pihak militer segera menyampaikan pengumuman penting.

Unjuk rasa besar-besaran melanda Sudan mulanya dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar dan pangan, kemudian berkembang menjadi protes menuntut Basyir mundur.

Kalau kabar ini benar, Basyir mengakhiri kekuasaannya setelah 30 tahun.(Hasyim)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Luar Negeri

Pelantikan Jokowi, PM Mahathir Mohamad Akan Tiba di Halim Perdanakusuma

Published

on

Perdana Menteri Mahathir Mohamad / Net
Continue Reading

Luar Negeri

62 Orang Tewas, Ledakan Hancurkan Masjid Saat Umat Muslim Sholat Jumat

Published

on

Ilustrasi Ledakan / Net
Continue Reading

Luar Negeri

Model Syur Ikut Panaskan Bursa Pilpres Kroasia

Published

on

Ava Karabatic / Instagram
Continue Reading




Loading…