Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Amien Rais dan Kubu SBY Semakin Memanas

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com.- Konflik kembali tercipta di koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal ini menyusul aksi saling sindir dan serang antara Amien Rais dengan kubu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terkait hasil Pemilu 2019.

Konflik bermula dari sindiran Amien Rais lewat akun Instagram pribadinya pada tokoh yang disebutnya sebagai safety player dan peragu menyikapi hasil pemilu yang kini menjadi polemik. Amies Rais menyebut bahwa tokoh peragu itu tak layak untuk diikuti.

“Saudara-saudaraku yang saya cintai, pada saat-saat seperti ini memang selalu muncul tokoh yang jadi gagap, ragu-ragu. Jadi serba bimbang, ragu, nggak ikut kemana-mana. Jadi safety player. Jangan ikuti orang seperti itu,” ucap Amien pada video dalam Instagramnya.

Amien Rais lantas menjelaskan konteks ucapannya soal tokoh peragu itu terkait hasil pemilu yang kini masih menjadi polemik. Amien Rais memang tak secara gamblang menyebut SBY sebagai sasaran serangannya itu.

Tapi kubu SBY lewat Andi Arief langsung membalas serangan itu. Andi Arief mengartikan pesan Instagram itu ditujukan kepada SBY untuk ikut terlibat dalam manuver yang sedang dirancang Amien.

Menurut Andi Arief, Amien bukan ingin menyelamatkan situasi, tapi ingin menjerumuskan kepada situasi berbahaya. “Saya berharap Pak Amien Rais tak usah sok jago nantang-nantang SBY,” kata Andi lewat akun Twitternya, Sabtu (20/4/2019).

Menurut Andi Arief, SBY hanya akan mengambil jalan yang tidak mencelakakan kepentingan bangsa. Sebaliknya, Andi Arief menilai cara Amien membuat bangsa ini menuju ke arah yang berbahaya.

Sebelumnya, Amien Rais melontarkan ide berbahaya tentang people power.Ide itu langsung direspons SBY dengan mengeluarkan surat kepada seluruh kader Demokrat untuk menarik diri dari segala upaya inkonstiitusional.(Taupik)

Baca Juga :   Dirjen Imigrasi: Waspadai Ancaman Multiple Criminal Act
Advertisement
Loading...
Loading…