Connect with us

Daerah

Jelang Perhitungan Suara di Tingkat PPK Batam Ricuh

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com.- Situasi di GOR Odessa sempat ricuh pada jelang penghitungan suara tingkat Kecamatan Batam Kota, Sabtu (20/4/2019). Penyebabnya, ada perwakilan partai lebih dari dua orang yang diizinkan masuk ke lokasi.

Beberapa simpatisan capres nomor urut 02 dan partisipan dari pihak partai mempermasalahkan salah seorang partisipan partai Nasdem yang masuk ke dalam area pleno rekapitulasi.

Hal itu memicu protes dari perwakilan dan pendukung partai lainnya yang berada di sekitar lokasi. Teriakan protes hingga lemparan botol air mineral pun terjadi.

“Ini tak adil dan pasti ada kecurangan, kami dari pagi tidak diizinkan masuk. Tapi kenapa dia bisa masuk seenaknya,” teriak salah seorang yang mengenakan baju bergambar Prabowo-Sandi.

Aksi tersebut memancing para pendukung ratusan simpatisan Capres 02 dan beberapa partisipan partai turut melakukan aksi protes di depan garis pembatas.

“Pak keluarkan orang itu, kenapa bisa di dalam dia, tidak boleh kayak gitu atau kami yang masuk semua ke dalam. Mau bicara soal surat mandat, kami semua rata-rata punya surat mandat semua dari partai” teriak mereka.

Namun setelah ditelusuri, ternyata perwakilan Partai Nasdem tersebut adalah salah satu perwakilan yang diizinkan masuk mengikuti rapat pleno, sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

Sementara itu pihak keamanan dari aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Batam langsung berjaga agar situasi kembali berjalan aman dan kondusif.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, satu mobil pemadam kebakaran disiagakan.

Hingga berita ini diunggah, ratusan simpatisan 02 dan partisipan partai masih menunggu di luar area steril.

Sedangkan akibat dari aksi tersebut, sampai dengan saat ini Pleno Rekapitulasi suara Pemilu 2019 di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batam Kota masih belum berlangsung.(L Manurung)

Baca Juga :   Harga Bahan Pokok Naik Dratis, Bawang Putih Tembus Rp 80 Ribu
Advertisement
Loading...
Loading…