Connect with us

Ekonomi

Kelvin WNA Malaysia Korban Penusukan Pengusaha Batam Melarikan Diri

Published

on

Kelvin WNA Malaysia Korban Penusukan Pengusaha Batam yang melarikan diri

Batam,Realitarakyat.com.- Kasus Kelvin WNA Asal Malaysia yang menjadi korban penusukan Pengusaha Batam Amat Tantoso alias Hai – hai melarikan diri dari Rumah sakit.

Korban penikaman Amat Tantoso, Kelvin, diduga kabur dari rumah sakit. Empat hari setelah dirawat dan dioperasi ia menghilang.
Pihak Rumah Sakit Elisabeth mengaku mengizinkan Kelvin keluar dari rumah sakit setelah kondisinya dinyatakan stabil.

Kelvin masuk rumah sakit pada Rabu (10/4/2019) malam. Ia diizinkan keluar rumah sakit pada Minggu (14/4/2019).

“Kondisinya bagus, stabil, sudah dilakukan tindakan, dia juga melewati masa kritisnya. Kalau dari indikasi medis sudah boleh pulang,” ujar Dr. Freddy Damanik yang menangani Kelvin di RS Elisabeth, Selasa (16/4/2019) siang.

Kelvin sempat menjalani operasi setelah pisau komando bergerigi itu menancap di pinggangnya.

Freddy Damanik mengatakan dari sisi medis memang sudah diperboleh pulang.

Lanjut Freddy, untuk luka tusukan yang diterima Kelvin dilihat dari waktu Freddy melakukan operasi hanya ada satu luka tusukan.

“Waktu dilakukan operasi hanya satu tusukan,” kata Freddy. Freddy juga mengatakan bahwa saat Kelvin keluar dia dijemput oleh kerabat-kerabatnya.

“Rame kemarin, ada polisi juga,” ucap Freddy. Mengenai izin dari pihak kepolisian, terkait Kelvin adalah saksi korban atau saksi mahkota, Freddy mengaku tidak mengetahui perihal tersebut.

“Ooh kalau itu tidak tau, kami kan di sini dari sisi medis saja” kata Freddy.

Kelvin sejauh ini belum diperiksa penyidik Polresta Barelang dalam kasus penikaman tersebut. Sementara itu Amat Tantoso, kata Kapolresta Barelang Kombes Hengki, masih ditahan.

Penyidik juga masih menunggu kelengkapan berkas penyidikan.

Amat Tantoso menganiaya Kelvin dengan tikaman pisau komando di bagian pinggang Rabu lalu. Diduga kasus tersebut dilatarbelakangi masalah uang. Polisi menuturkan, Amat Tantoso menagih uang Rp 7 miliar yang dikirim orang kepercayaan Amat kepada Kelvin.

Namun informasi yang beredar, Amat mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat perbuatan Kelvin. Informasi yang beredar di lapangan mencapai puluhan miliar.

Belum diketahui pasti apakah Kelvin kabur atau menghilang untuk menyelamatkan diri karena nyawanya terancam atau bahkan sengaja disuruh kabur. Namun sebelumnya, Konsulat Malaysia sempat menjenguk keberadaan Kelvin di RS Elisabeth saat ia dirawat.

Selain itu, Amat Tantoso, ternyata masih ada beberapa pengusaha lain yang jadi korban Kelvin ini.

Diantaranya ada pengusaha dari Singapura berinisial R. Kuasa hukum korban R, Tantimin SH, MH, mengatakan, kliennya pernah melaporkan Kelvin pada tahun 2013. Ia diduga menipu sekitar Rp 1 miliar.

“Laporan itu pada tahun 2013 dengan total kerugian Rp 1 miliar lebih dan belum berjalan penyidikan,” ujar Tantimin, kuasa hukum R kepada Realitarakyat.com, Selasa (16/4/2019).

Selain R, masih ada warga Singapura yang juga mengaku menjadi korban penipuan Kelvin. Pria Singapura itu enggan disebutkan namanya dan telah menunjuk pengacara untuk menjadi kuasa hukumnya.

“Klien saya WNA ditipu oleh Kelvin dan saat ini klien kami berencana akan ke Polres Barelang untuk melaporkan dan jumlahnya miliaran,” ujarnya.

Radius menuturkan, saat ada dua kuasa hukum yang berencana akan melaporkan ke Polres yakni Tantimin dan Edo terhadap perbuatan kasus penipuan Kelvin.

Kelvin dianiaya pengusaha Amat Tantoso Rabu lalu. Ia menderita luka di bagian pinggang sebelah kiri. Kelvin berhasil diselamatkan setelah dirawat di RS Elisabeth.(L Marpaung)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending