Connect with us

Nasional

Korban Banjir Bandang Sentani Papua Capai 38 Orang

Published

on

Papua,Realitarakyat.com. – Jumlah korban akibat banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Papua, hingga Minggu (17/3/2019) dini hari bertambah menjadi 38 orang dan puluhan orang luka-luka. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kabupaten Jayapura, Putu Agra Sujarwadi saat dikonfirmasi Kompas.com menyebutkan, korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Kotaraja, Distrik Abepura, untuk diidentifikasi.

“Korban meninggal sudah dibawa ke RS Bhayangkara,” kata Putu, Minggu dini hari. Selain korban meninggal, terdapat 18 warga luka-luka. “Luka-luka 18 orang. Empat orang sudah dirujuk ke Dian Harapan,”  kata Putu.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya mengatakan hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jayapura, Papua, pada Sabtu (16/3/2019) sejak pukul 18.00 WIT mengakibatkan banjir bandang di Distrik Sentani, sekitar pukul 21.30 WIT.

Sembilan kelurahan di Distrik Sentani yang diterjang banjir bandang diantaranya Kelurahan Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatan, dan Nesmanuri. Banjir masuk ke rumah-rumah warga dan rumah sakit. Jalan berubah menjadi aliran permukaan yang deras.

“BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan relawan melakukan evakuasi warga di tempat yang aman. Hujan masih turun,” kata Sutopo, Sabtu malam.

Jalan Tabita di Sentani masih terendam banjir dan tidak dapat dilalui. Warga Kemiri sudah mengungsi ke daerah Gunung Merah yang lebih tinggi. Beberapa daerah lain juga terendam banjir seperti di Pasar Baru, BTN Gajah Mada dan lainnya.

Banjir juga mulai masuk ke beberapa ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Sentani. “Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Papua. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Wisnu Sekretaris BPBD Prov. Papua 0812-4856-984,” pungkas Sutopo.

Untuk mengatasi dampak dari bencana tersebut, Tim SAR Jayapura telah menyiagakan 50 personel di 4 titik lokasi yang dinyatakan rawan.

Mengenai jumlah korban, Putu memastikan bahwa Tim SAR masih terus melakukan pendataan karena daerah yang terdampak bencana cukup luas, sehingga perlu waktu untuk mendapatkan data yang pasti.

Sementara itu, sebagian korban luka sudah langsung dibawa ke Puskesmas dan sebagian lainnya ke rumah sakit.

Sebelumnya pada Sabtu (16/3) sore, hujan sangat lebat mengguyur Kabupaten Jayapura hingga malam hari. Akibatnya, 9 kelurahan di Kecamatan Sentani diterjang banjir bandang.

Kesembilan kelurahan itu yakni Kelurahan Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatan, dan Nesmanuri.

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending