Connect with us

Daerah

Kejari Kota Kupang Tak Mampu Tuntaskan Kasus PT. Sasando

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Hingga saat ini tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang belum mampu menuntaskan kasus dugaan korupsi penyertaan modal Pemerintah Kota Kupang untuk PT. Sasando senilai Rp 2 miliar.

Kejari Kota Kupang dinilai belum mampu dikarenakan dalam kasus tersebut diduga melibatkan mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean yang mana terungkap dalam fakta persidangan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Winarno yang dihubungi wartawan, Jumat (8/3) tidak menjawab pertanyaan wartawan.Meskipun dihubungi berulang kali, Kajari Kota Kupang selalu saya menghindari serta tidak menjawab pertanyaan wartawan terkait kasus dugaan korupsi dana hibah PT. Sasando.

Kajari Kota Kupang, Winarno yang dikonfirmasi sebelumnya menegaskan bahwa jika dalam pendalaman oleh tim penyidik Tipidsus ditemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh JS maka bisa dijadikan sebagai tersangka.

“Jika memang ditemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Jonas Salean maka dia (Jonas) bisa dijadikan sebagai tersangka,” kata Winarno.

Winarno kembali menegaskan bahwa dalam fakta persidangan telah terungkap adanya dugaan keterlibatan mantan Wali Kota Kupang, JS.

Namun, kata Winarno, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang masih perlu melakukan pendalaman terhadap fakta persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang yang diduga melibatkan Jonas Salean.

Disebutkan Winarno, dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot Kupang kepada PT. Sasando Kupang, Jonas Salean telah melanggar Kepmendagri Nomor 50 tahun 1999 tentang kepengurusan BUMD.

“Jonas Salean diduga telah melanggar Kepmendagri nomor 50 tahun 1999 tentang kepengurusan BUMD. Itu artinya ada dugaan.perbuatan Kolusi dan Nepotisme,”ungkap Winarno.(rey)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Bercumbu di Pojok Lapangan, Sepasang Remaja ‘Diamankan’ WH

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Sepasang remaja, RF (21) dan AL (17), warga Aceh Timur yang lagi bercumbu di tempat gelap pojok Lapangan Merdeka Langsa, Kamis (21/3) dinihari, diamankan petugas Wilayatul Hisbah Kota Langsa.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif mengatakan, penangkapan berawal saat pihaknya mengintensifkan razia malam hari khususnya di tempat diduga rawan praktek maksiat.

Saat menyisir pojok lapangan, petugas mendapati sepasang remaja sedang memadu kasih. Petugas menggelandang mereka ke markas WH di kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa.

Dari hasil introgasi yang dilakukan petugas WH, kedua remaja yang dilanda asmara ini mengaku, mereka baru sebatas pacaran, belum melakukan hubungan lebih lanjut. “Kami hanya pacaran, bang nggak ada melakukan yang lain,” akui mereka kepada petugas.

Mereka memang pacaran, tapi itu dilarang syariat sehingga mereka diamankan karena patut diduga melanggar qanun hukum Jinayat yaitu Qanun Aceh No: 06/2014 pasal 23 tentang khalwat. Kalau cukup unsur dan bukti, mereka terancam hukum cambuk. “Kita menunggu keluarga dan petua gampong membicarakan dan memediasi kasus ini,” demikian Ibrahim Latif. (MS)

Continue Reading

Daerah

Teluk Nibung Juara Umum MTQN Kota Tanjung Balai 2019

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Kecamatan Teluk Nibung juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Tanjung Balai 2019 dan diberi hadiah umroh. Kecamatan Datuk Bandar Timur harus puas pada posisi kedua dan peringkat ketiga ditempati Kecamatan Sei Tualang Raso.

Wali Kota Tanjung Balai H M Syahrial mengatakan, MTQ harus menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif karena telah terbukti mampu menjadi daya dorong untuk memacu percepatan pembangunan di daerah.

Untuk itu, kata Syahrial, MTQ harus memotivasi sekaligus meningkatkan keinginan masyarakatselalu membaca, mempelajari dan memahami Al Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk hidup.

Sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan, Al Qur’an tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji keluhuran dan nilai-nilai religius yang dikandungnya.

“Kita bersyukur karena MTQ Tanjung Balai 2019 berjalan baik. Saya juga berharap, MTQ mampu melahirkan qoriah-qoriah yang handal dan ikut dalam kegiatan yang lebih tinggi. Alhamdulillah, karena sampai saat ini, Tanjung Balai masih menjadi daerah dengan basis qori qoriah terbaik di Sumatera Utara,” ujar Syahrial. (ign)

Continue Reading

Daerah

Buka Musrenbang, Syahrial Minta Bantuan, Pemprov Sumut Beri Alkes

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tanjung Balai 2020 harus mengedepankan capaian dan indikator makro melalui penetapan program, kegiatan strategis dan prioritas.

Itu dikatakan Wali Kota Tanjung Balai, H M Syahrial sebelum membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Tanjung Balai 2020 di Aula I Kantor Pemko Tanjungbalai, Kamis (211/3).

Syahrial mengapresiasi semua pihak yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Musrenbang ini mulai tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat kota.

“Program harus cermat, terukur, mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat. Apalagi, RKPD 2020 dapat dikatakan sebagai tahun penentu keberhasilan dari RPJMD Tanjung Balai 2016 – 2021 yang akan berakhir Februari 2021.”

RKPD 2020 selain diarahkan ke upaya pencapaian target pembangunan seperti kemiskinan, pembangunan manusia dan usia harapan hidup, juga tetap diarahkan ke peningkatan layanan publik, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Kepada Pemprov, saya berharap dukungan dan bantuan nyata untuk menjadikan Kota Tanjung Balai sebagai sasaran dari berbagai kebijakan pembangunan provinsi seperti pengendalian banjir dan penanggulangan kemiskinan,” kata Syahrial.

Kepada Forkopimda, masyarakat, tokoh agama, pemuda dan organisasi profesi untuk memaksimalkan peran masing-masing dalam pelaksanaan pembangunan Kota Tanjung Balai bersih, maju dan kedepan menjadi lebih baik.

Kepala Bappeda Sumut mewakili Pemprov berjanji membantu alat kesehatan (alkes) untuk rumah sakit di Tanjung Balai. “Kami apresiasi Wali Kota yang berupaya membangun rumah sakit dalam peningkatan layanan kesehatan. Itu sejalan dengan program provinsi,” kata Irman.

Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 dari pusat dilakukan dengan perkuatan pelaksanaan kebijakan money follow program priority. Karena itu, permintaan dukungan, bantuan pengendalian banjir dan penanggulangan kemiskinan tidak dijawab Irman.

Musrenbang ini dihadiri Wakil Wali Kota TanjunDrs H Ismail, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provsu, Balai Wilayah Sungai (BWS) II, Forkopimda Kota Tanjungbalai, BUMN/BUMD, Perguruan tinggi, asosiasi profesi, organisasi masyarakat, delegasi kecamatan, kelompok swadaya masyarakat dan kelompok perempuan. (ign)

Continue Reading
Advertisement

#Trending