Connect with us

Politik

FBR se-Jabodetabek Dukung Jokowi – Ma’ruf Amin

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), H.Luthfi Hakim menegaskan alasan mereka mendukung Jokowi – Ma;ruf Amin dalam Pilpres 2019 mendatang, karena kecewa dengan kepemimpinan Anies Baswedan yang tidak kunjung menyempurnakan Peraturan Daerah No 4 Tahun 2015 tentang memfasilitasi pelestarian kebudayaan Betawi.

“Jujur saja, salah satu faktor kita dukung Pak Jokowi, ya kita kecewa sama pilkada DKI Jakarta, 2017 lalu,” tegas Lutfi Hakim saat berbincang dengan Tribun di Markas Besar FBR, Jakarta, Minggu (10/3/2019).

Seharusnya menurut Luthfi, hal itu sudah selesai sejak terpilihnya Anies-Sandiaga menjadi pemimpin di DKI Jakarta. “Ya salah satunya itu. Harusnya sudah selesai disempurnakan. Sampai sekarang, enggak ada tuh yang begitu,” ujarnya.

Selain itu, faktor lainnya adalah, Jokowi baik saat menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI, dinilai tetap peduli dengan budaya Betawi.

Satu hal yang ditunjukkan oleh Jokowi, yaitu saat pembuatan uang kertas baru di pecahan Rp 2000 dan Rp 100.000 yang terdapat representasi dari budaya Betawi.

Belum lagi, Jokowi yang tetap datang pada acara Lebaran Betawi, meski tidak dijadwalkan untuk berbicara. “Ya akhirnya yang pasti aja dah. Bagaimanapun, kite juga mau ada pemimpin yang peduli sama budaya Betawi dan Pak Jokowi orangnye,” kata dia dengan logat Betawi yang kental.

“Kami sangat berterima kasih bisa menerima kehadiran kami di sini sehubungan akan dilaksanakannya deklarasi dukungan FBR untuk Jokowi –Ma’ruf Amin. Kami minta restu dan doa, mudah-mudahan acara hari Minggu ini bisa berjalan baik, sukses, lancar tanpa halangan,” kata Lutfi di kediaman Ma’ruf Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2018).

Sebulan setelah pada saat Pak Jokowi menjabat jadi Gubernur DKI, pakaian adat Betawi itu menjadi pakaian wajib bagi karyawan Pemda DKI. Kemudian beliau juga berjanji untuk membangun masjid di Jakarta Barat dengan ornamen Betawi dan itu sudah terwujud. Lalu beliau berjanji juga untuk merapikan Setu Babakan yang lama mangkrak pembangunannya dan itu pun sudah beres.

“Lalu pada saat jadi presiden, kami pikir beliau lupa dengan Betawi, ternyata tidak. Pada hari Kesaktian Pancasila, beliau hadir dengan baju ujung serong, baju khas Betawi. Saat KAA 2017 lalu, beliau juga menerima tamu-tamu dengan baju adat Betawi. Saat menerima raja dan ratu Swedia, beliau juga pakai baju adat Betawi di Bogor,” ungkap Lutfi.

Menurut Lutfi, Jokowi juga satu-satunya presiden yang menyempatkan diri hadir dalam acara Lebaran Betawi, yang waktu itu diadakan di Setu Babakan.

“Tidak hanya itu, pada saat pembuatan uang baru, kami masyarakat Betawi mengajukan usul setidaknya ada representasi Betawi dalam uang kertas kita. Kami minta satu, tapi ternyata dikasih dua. Di uang Rp 100 ribu ada tari topeng Betawi dan di uang Rp 2.000 ada tokoh Betawi, M. Thamrin,” katanya bangga.

“Jadi buat kita tidak ada alasan untuk tidak mendukung Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf. Dan kami berharap keduanya bisa melanjutkan pemerintahan ini kembali, aspirasi masyarakat Betawi lebih banyak yang diakomodir. Apalagi, kepedulian mereka terhadap Betawi yang terus mendorong adanya perda pelestarian dan kebudayaan Betawi. Meskipun saat disahkan Jokowi sudah menjadi presiden tapi setidaknya itu adanya di zaman beliau. Itu kenapa kami masyarakat Betawi, FBR, bersepakat untuk mendukung Jokowi – Ma’ruf Amin,” pungkasnya.

 

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending