Connect with us

Luar Negeri

Dihadapan Parlemen Mesir, Fadli Zon Bicara Peradaban Mesir di Indonesia

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Disela-sela kegiatannya melakukan pertemuan bilateral dengan Parlemen Mesir, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyempatkan diri berkunjung ke Museum Mesir atau yang dikenal dengan Egypt Museum di Kairo, Mesir, Jumat (7/3/2019).

Dalam keterangan persnya, yang diterima realitarakyat.com Senin (11/3/2019), Fadli mengungkapkan bahwa Mesir adalah salah satu peradaban tertua didunia.

“Disini kita bisa melihat Piramida yang berusia ribuan tahun begitu juga dengan mumi-mumi yang berusia 4-5 ribu tahun bahkan lebih dari itu,” ujarnya.

Lanjut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, di Egypt Museum ini ditemukan banyak sekali benda-benda bersejarah termasuk mumi para raja-raja yang salah satunya Ramses II atau Firaun yang dikenal musuh Nabi Musa.

“Kita juga melihat kuburan peninggalan Tutankhamun yang berisi barang-barang pribadinya termasuk tempat tidurnya bahkan binatang-binatangnya yang di mumi,” terangnya.

Soal mumi, dijelaskan Fadli bahwa ternyata konsep kenapa mereka harus di mumi karena mereka percaya pada satu kepercaayaan saat itu bahwa setelah mereka mati akan ada kehidupan kedua dan di kehidupan kedua itu mereka harus siap dengan fisik yang kuat.

“Kepercayaan inilah sehingga mereka harus membuat mumi sehingga kita sekarang kita bisa melihat walaupun usianya sudah ribuan tahun masih bertahan,” terangnya.

“Ini adalah satu bukti bahwa peradaban di 4-5 ribu tahun lalu sudah cukup maju. banyak sekali bahkan ada cover, topeng Tutankhamun dari emas murni juga ditemukan dan ada disini. Begitu juga denga petinya yang berisi emas dan kayu dilapisi emas. Jadi ini bukti-bukti peradaban di masa lalu yang saya kira kita perlu pelajari,” tambahnya.

Lebih jauh, Fadli yakin Indonesia juga mempunyai peninggalan-peninggalan sejarah purbakala yang tidak kalah penting.

Menurutnya, tanah air mempunyai peninggalan peradaban bahkan lebih dari ada yang di Mesir ini bisa 30 ribu-40 ribu tahun lalu misalnya lukisan purba yang ada di Goa Leang Leang begitu juga peninggalan-peninggalan artefak fosil dan sebagainya yang menunjukan bahwa Indonesia di masa lalu juga sudah beradab.

“Kita sudah banyak menemukan fosil-fosil Meganthropus Paleojavanicus
2 juta tahun lalu, kemudian Pithecanthropus Erectus 1, 8 juta tahun lalu dan Homo sapiens sapiens usia 30-40 ribu tahun lalu sehingga sebenarnya telah ada peradaban di masa lalu itu dan bukti-buktinya sudah cukup banyak ada di Sulwesi,Sumatera, Jawa dan juga di daerah lain seperti Papua,” tegasnya.

Namun demikian, hingga saat ini, kata Fadli, Indonesia belum menemukan lagi penemuan-penemuan yang spekatkuler dan besar lagi.

“Kalau Borobudur ‘kan masih muda yaitu abad ke-8 dan ke-9 tetapi saya yakin kita ini sudah menjadi peradaban yang tua ribuan bahkan puluhan ribuan tahun,” pungkasnya.(Es)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending