Connect with us

Politik

Jusuf Kalla: WNA Masuk DPT Itu Tidak Sengaja

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Wapres Jusuf Kalla (JK) menegaskan tak ada kesengajaan yang dilakukan pemerintah atau penyelenggara pemilu (KPU) terkait masuknya warga negara asing (WNA) yang memiliki e-KTP ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pemilu 2019.

JK menanggapi hal itu terkait polemik masuknya WNA yang memiliki e-KTP ke dalam DPT Pemilu 2019. Jumlah WNA yang masuk ke dalam DPT juga tidak signifikan sehingga dipastikan bukan kesengajaan dari pemerintah.

“Berapa sih? Kesalahan dua, tiga orang. Salah administrasi. Kalau puluhan ribu, ratusan ribu baru sengaja. Kalau hanya 16 orang tidak banyak. Begitu ke TPS diketahui juga warga setempat. Ini orang pendatang, langsung dikeroyok orang,” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Menurut JK, kebijakan pemberian e-KTP bagi WNA sesuai dengan Undang-undang No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

“Ini seperti saya katakan ini diberikan ID, artinya tanda pengenal. Saya ingin ulangi karena paspornya tidak dibawa terus menerus. Ada ID seperti itu. Jadi ada ribuan, kan pekerja asing di Indonesia 100.000,” kata Ketua Pengarah TKN Jokowi – Ma’ruf Amin itu.

Baca Juga :   Roy Suryo Bantah Belum Kembalikan Aset Kemenpora RI
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending