Connect with us

Politik

Andi Arief Terjerat Narkoba, Max Sopacua: Tunggu Penyelidikan Polisi

Published

on

JAKARTA, Realitarakyat.com–Masyarakat harus mengedepankan asas praduga tidak bersalah atas penangkapan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief dalam kasus dugaan penggunaan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba).

“Kita serahkan penanganannya hingga tuntas kepada jajaran kepolisian. Kita tidak bisa berspekulasi masalah tersebut,” jelas anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua kepada Realitarakyat.com, Selasa (5/3) siang.

Kalau nanti terbukti, ungkap Sekretaris Fraksi Partai Demokrat 2004-2009 tersebut, pengunaan narkoba itu atas nama pribadi. Memang dia adalah orang Demokrat. Dia sangat getol membela partai termasuk Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Namun, seandainya benar yang bersangkutan menggunakan barang-barang harah tersebut, itu adalah masalah pribadi yang bersangkutan. Beda dengan kasus korupsi,” ungkap pimpinan Komisi IX DPR RI 2004-2009 tersebut.

Seperti diberitakan sejulah media, Andi Arief ditangkap Tim Direktorat Narkoba Mabes Polri di Hotel Peninsula Room 1214, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3).

Beredar di kalangan warganet sejumlah barang bukti dan juga kloset yang dibongkar. Namun, dalam jumpa pers dengan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Mohamad Iqbal, yang bersangkutan membantah ditemukan sejumlah barang bukti.

“Tidak ada barang bukti. Dari mana kamu tahu ada kloset yang dibongkar?” sangkal perwira tinggi Mabes Polri itu menanggapi pertanyaan awak media.

Iqbal menyebut kemungkinan Andi Arief sebagai pengguna dan bisa direhabilitasi. Iqbal juga membantah saat ditangkap, Andi Arief bersama seorang perempuan. “Nggak ada perempuan. Darimana informasi itu,” demikian Mohamad Iqbal. (akhir)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending