Connect with us

Kriminal

Dua Emak – Emak Ditangkap Saat Transaksi Narkoba

Published

on

inilah Dua Emak - emak yang ditangkap Polresta Tabalong Saat Transaksi Narkoba

Tanjung,Realitarakyat.com. – Sudah hilang akal sehat, satu emak-emak, Maya Rina (40), warga Gg Cahaya KM 05 Banjarmasim dan satu wanita Muda Risnwati alias Putih (21), warga Murung Karang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tabalong ini harus berurusan dengan polisi karena memilih berbisnis narkoba, hingga keduanya tertangkap basah saat transaksi oleh Satuan Narkoba Polres Tabalong di Desa Mantuil RT 04, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Kedua perempuan ini dibekuk tim gabungan satuan Narkoba dan sempat membohongi polisi dengan mengatakan barang yang ada di rumah merupakan barang pemilik rumah. Namun, setelah polisi mengamankan pemilik rumah, baru keduanya mengaku kalau barang haram tersebut milik mereka berdua.

Awalnya, anggota Satres Narkoba Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Narkoba Iptu Zaenuri SH mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi jual beli diduga narkotika jenis sabu-sabu sebuah rumah di Desa Mantuil RT 04.

Dengan petunjuk laporan tersebut, kemudian dilakukan penyelidkan di TKP, dan anggota Satres Narkoba berhasil mengamankan 2 (dua) orang TSK. Maya dan Putih tak berkutik setelah anggota Satnarkoba bergerak cepat membekuk kedunya yang saat itu berada didalam rumah yang sudah di tinggal tiga hari oleh pemiliknya, yang juga orang tua dari Putih.

Setelah mengamankan dua terlapor, anggota langsung melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah dompet warna hitam yang berisi 1 (satu) kantong serbuk bening yang diduga narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu seberat 4,55 gram yang disimpan didalam lemari yang ada di kamar pemilik rumah.

Saat ditanya kedua pelaku kompak membohongi polisi, mengaku kalau barang tersebut milik ibu Putih yang sedang tidak berada di rumah. Namun, kedua pelaku tak bisa bisa berdusta lagi saat pemilik rumah dihadirkan dan menyatakan tidak tahu-menahu atas barang tersebut.

Baca Juga :   Polisi Belum Tau Apa Penyebab Pembacokan Terhadap Wartawan ini Hingga Tewas

Atas penemuan barang tersebut, Polisi kemudian kembali menginterogasi di mana keduanya mendapat barang haram. Walau sempat berkilah kalau barang tersebut diperoleh dari seseorang, namun bukti transfer rekening di HP Putih lupa dihapus. Naas bagi Putih karena transaksinya dengan bandar besar Karang Intan terbongkar atas barang bukti dan pengakuan keduanya.

Selanjutnya terlapor dan barang bukti di bawa ke Polres Tabalong guna proses hukum lebih lanjut

Kapolres Tabalong melalui Kasat Narkoba Iptu Zaenuri, SH embenarkan penahanan Kedunya anggota sudah mngincar terlapor dan sudah lama mendapat informasi akan keberadaan transaksi di rumah tersebut.

“Untuk Maya Rina merupakan mantan terdakwa kasus narkoba tangkapan Polda Kalsel yng baru keluar tahanan,” ungkap Iptu Zainuri di Tanjung, Minggu (3/3/2019).

Sementara barang bukti yang disita adalah 1 (satu) kantong serbuk bening yang diduga Narkotika Gol. I bukan tanaman jenis sabu-sabu seberat 4,55 gram, 1 (satu) buah dompet warna biru, 1 (satu) buah dompet kecil warna hitam, 1 (satu) Handphone Merk Nokia warna putih, 1 (satu) buah timbangan digital warna hitam – 4 (empat) pack plastik klip, uang sebesar hasil penjualan Rp. 485.000.

Keduanya disangkakan telah 112 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Ramdhan)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending