Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Olahraga

Valencia lolos ke final Usai Membungkam Real Betis 1 – 0

Published

on

Valencia lolos ke final Usai Membungkam
Real Betis 1 – 0

Jakarta,Realitaratkyat.com – Gol semata wayang Rodrigo Moreno membawa Valencia ke final Copa del Rey usai membungkam tim tamu Real Betis 1-0 di laga leg kedua semi-final Copa del Rey di Stadion Mestalla, Valencia, Kamis.

Dengan kemenangan itu Valencia lolos ke final dengan unggul agregat 3-2 atas Real Betis, demikian laman resmi Liga Spanyol pada Jumat pagi.

Valencia akan bertemu dengan Barcelona, yang unggul aggregat 4-1 atas Real Madrid, di final yang akan digelar 25 Mei nanti.

Atmosfer Stadion Mestalla belum cukup membuat tim tuan rumah menyala di paruh pertama. Justru Kiper Valencia Jaume Domenech harus menyelamatkan gawangnya setelah dikejutkan oleh eksekusi tendangan bebas Sergio Canales. Jese dan Allisa Mandi juga menciptakan sejumlah peluang bagus bagi Betis di kala tim tuan rumah kurang tajam di lini depan.

Klub asuhan Marcelino Garcia Toral itu memecah kebuntuan mereka di menit ke-56 lewat gol yang tercipta dari kaki kiri Rodrigo Moreno. Kevin Gameiro yang menerima umpan dari Piccini, melakukan chip pass, mencungkil bola untuk mengecoh kiper Joel Robles, yang kemudian disambut sontekan Moreno dari jarak dekat.

Wasit memutuskan gol itu sah setelah melihat VAR karena sempat dikira offside.
Susunan pemain:

VALENCIA (4-4-2): Jaume Domenech; Cristiano Piccini, Gabriel Paulista, Facundo Roncaglia, Jose Gaya; Daniel Wass, Daniel Parejo, Frances Coquelin, Goncalo Guedes; Kevin Gameiro, Rodrigo Moreno.
Substitusi: Neto, Mouctar Diakhaby, Santi Mina, Carlos Soler, Ferran Torres, Denis Cheryshev, Geoffrey Kondogbia.

REAL BETIS (3-5-2): Joel Robles; Aissa Mandi, Marc Bartra, Sidnei; Francis, William Carvalho, Andres Guardado, Sergio Canales, Joaquin; Giovani Lo Celso, Jese Rodriguez.
Substitusi: Pau Lopez, Antonio Barragan, Zouhair Feddal, Javi Garcia, Cristian Tello, Diego Lainez, Loren Moron.(Willi)

Baca Juga :   Saat Laga Persela Lamongan - Semen Padang. Choirul Huda, kiper Persela Lamongan Meninggal Dunia
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Olahraga

Persija Vs PSIS, Laga ‘Hidup Mati’ untuk Pelatih Julio Banuelos

Published

on

Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos / Net

Jakarta, Realitarakyat.com – Pertandingan antara Persija Jakarta versus PSIS Semarang dalam lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019, bukan hanya menjadi pertaruhan bagi tim asal ibukota, tetapi juga sang pelatih, Julio Banuelos.

Jika ingin bertahan di ibukota, pelatih asal Spanyol itu dituntut memenangkan pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019), pukul 15.30 WIB.

Harapan manajemen maupun pendukung fanatik Persija, The Jakmania memang cukup sederhana. Pelatih asal Spanyol itu diharapkan bisa membawa klub berjuluk Macan Kemayoran itu keluar dari jurang degradasi. Saat ini Macan Kemayoran berada di posisi 17 klasemen dengan 14 poin dari 15 pertandingan.

Terkait tuntutan itu, Julio Banuelos mengaku akan berusaha semaksimal mungkin menyiapkan tim terbaik meski pada pertandingan nanti tanpa diperkuat pemain belakang andalan, yaitu Ismed Sofyan yang terkena akumulasi kartu dan Ryuji Utomo yang masih cedera.

“Saya berharap tim tampil maksimal,” kata Banuelos. [ipg]

Baca Juga :   Legenda MotoGP: Aksi Dovizioso di Austria Sempurna!
Continue Reading

Olahraga

F1 Singapura Terancam Gagal Akibat Kabut Asap

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah Indonesia, akibat kebakaran hutan, membuat Balapan Formula 1 (F1) Singapura, di Sirkuit Marina Bay, pekan depan, terancam batal.

Demikian disampaikan Badan Lingkungan Hidup Singapura (NEA) seperti dikutip AFP, Minggu (15/9/2019).

“Kondisi udara semakin buruk akibat kabut asap yang menyelimuti langit Singapura sore ini,” kata NEA.

“Kondisi ini disebabkan karena adanya kiriman kabut asap akibat kebakaran hutan yang terbawa angin dari Pulau Sumatra ke Singapura.”

NEA menyatakan bahwa Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Singapura semakin memburuk, dan sudah mencapai angka 112 di beberapa daerah pada Sabtu malam.

Indeks 101-200 termasuk dalam kategori tidak sehat. Maka NEA pun menyarankan warganya untuk tidak beraktivitas di luar ruangan terlalu lama.

Akibat kabut asap itu, beberapa warga Singapura terlihat menggunakan masker. Namun, kondisi itu belum mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.

Panitia penyelenggara F1 Singapura mengatakan ada kemungkinan kabut asap adalah penyebab utama yang menghalangi keberlangsungan balapan ‘jet darat’ tahun ini.

“Rencana sudah dirumuskan dan didiskusikan dengan stakeholder, pemerintah setempat dan komunitas Formula 1,” kata penyelenggara Formula 1 Singapura.

“Kabut asap berdampak pada jarak pandang, kesehatan masyarakat dan masalah operasional, maka F1 Singapura akan bekerja sama dengan instansi terkait sebelum membuat keputusan mengenai keberlanjutan acara tersebut.”

Sebelumnya, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sedang menyelidiki perusahaan perkebunan asal Malaysia dan Singapura, yang sudah disegel karena turut menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah NKRI.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani saat konferensi pers di gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

“Sedang kami lakukan proses penyelidikan. Di antara perusahaan yang disegel, ada beberapa perusahaan yang memiliki modal dari Singapura, tiga dari Malaysia,” kata dia.

Baca Juga :   Direktur LPI: Hoaks Tidak Ada Punya Tempat di Papan Catur

Dirinya mengaku jika pemerintah benar-benar serius akan melakukan tindakan tegas pada korporasi maupun perorangan yang melakukan pembakaran lahan untuk membuka ladang. [ipg]

Continue Reading

Olahraga

Gelar Juara Dunia MotoGP, ‘Baby Alien’ Ancam Salip ‘The Doctor’

Published

on

Valentino Rossi dan Marc Marquez bersaing ketat dalam perolehan jumlah gelar juara dunia MotoGP. (foto: ist/net)

Jakarta, Realitarakyat.com – Gelar juara dunia MotoGP sembilan kali yang disandang ‘The Doctor’ Valentino Rossi, tampaknya bakal terpecahkan oleh Marc Marquez, yang kini sudah memiliki tujuh gelar juara dunia dengan rincian lima gelar MotoGP; satu gelar 125cc, dan satu gelar Moto2.

“Marquez punya kesempatan untuk melewati jumlah gelar juara dunia MotoGP milik Rossi. Namun gelar juara itu bukan, berarti yang terbaik. Menjadi yang terbaik selalu jadi hal yang relatif. Setiap era akan memiliki keunikan tersendiri,” ujar Lorenzo dalam wawancara dengan Marca.

Sementara untuk MotoGP tahun ini, ‘Baby Alien’ (julukan Marquez) berpeluang besar untuk menambah gelar juara, mengingat Marquez sudah memiliki selisih 78 poin atas Andrea Dovizioso yang berada di posisi kedua.

“Di usianya yang muda (26 tahun), Marquez punya kesempatan bagus untuk memenangkan lebih banyak gelar dibandingkan Rossi,” kata Lorenzo menambahkan.

Lorenzo sendiri saat ini terus mencoba mencari level penampilan terbaik usai mengalami kecelakaan hebat di MotoGP Belanda.

Lorenzo mengaku kondisinya sudah semakin baik di MotoGP San Marino meski belum berada pada kondisi 100 persen.

“Namun ketika saya sudah kembali membaik dan merasa lebih kuat, maka biasanya hal seperti itu akan terlupakan. Saya pernah mengalaminya di usia 14 tahun dan juga pada 2008,” katanya.

Bagaimana di balapan MotoGP San Marino yang akan berlangsung Minggu (15/9/2019)?. (ndi)

Baca Juga :   Saat Laga Persela Lamongan - Semen Padang. Choirul Huda, kiper Persela Lamongan Meninggal Dunia
Continue Reading
Loading…