Connect with us

Politik

Dihadapan Purnawirawan Jenderal, Prabowo Akui Politik di Indonesia Lebih Sulit Dari Perang

Published

on

Sleman ,Realitarakyat.com. – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menganggap politik, khususnya politik di Indonesia lebih sulit daripada perang. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kebangsaan di acara “Prabowo Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri”.

“Dulu (saat di TNI) diajarkan perang. Enggak tahu (ternyata) politik lebih sulit dari perang, apalagi politik di Indonesia,” kata Prabowo di Grand Pacific Hall, Sleman, Jawa Tengah,, Rabu (27/2).

Menurutnya, dalam perpolitikan di Indonesia berbohong adalah hal yang biasa. Prabowo mengatakan hal itu bertolak belakang dengan pengalaman yang ia dapatkan saat di militer.

Politik di Indonesia itu dari 15 politisi, yang bohong 16 (politisi). Jadi aneh, rupanya bohong itu biasa. Kami di tentara oleh senior-senior kami digembleng lurus, A ya (dikatakan) A, B ya (dikatakan) B,” kata mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ini.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta maaf kepada mantan Gubernur Jateng Letjen TNI (Purnawirawan) Bibit Waluyo. Pasalnya pada Pilgub Jateng 2013, Partai Gerindra tidak mengusung Bibit.

Prabowo mengakui saat itu belum mengenal politik dan masih dalam tahap belajar berpolitik.

“Jadi waktu itu Pak Bibit mau maju, saya tanya orang-orang saya di Semarang, bagaimana kita dukung Pak Bibit? Dia dulu senior saya, dia panglima yang hebat, (dijawab) Pak, Pak Bibit tidak punya uang,” kata Prabowo.

“Saya berdosa, harusnya saya katakan biar tidak punya uang, kita dukung, maaf Pak Bibit saya yang salah, saya malu. Rupanya di Indonesia ini banyak ‘pat gulipat’, ‘kong kalikong’, tipu menipu,” kata Prabowo.

Acara “Prabowo Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri” itu dihadiri ratusan purnawirawan TNI/Polri di Jateng dan DIY. Dalam acara itu para purnawirawan melakukan deklarasi untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Baca Juga :   Peserta Sosialisasi Pencoblosan Surat Suara di Banjar Membludak

Kegiatan tersebut sempat diwarnai kericuhan. Sekelompok massa diduga memprotes kehadiran Prabowo. Polisi juga melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk meredam massa yang bergejolak.(Hadi D)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending