Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Lakukan Aborsi, Mahasiswa Ini Ditangkap Polisi

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Warga Kota Kupang kembali gempar dengan penemuan bayi yang diduga hasil aborsi, Senin (25/2).

Kasus ini sementara ditangani Unit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota.

Pelaku merupakan pasangan kekasih di luar nikah yang berdomisi di Jl. Alfa Omega, RT 13/RW 03, Kelurahan Lasiana.

Dugaan aborsi itu dilakukan di Asrama Pemda Alor, sekira pukul 17.00, Minggu (24/2).

Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/2) membenarkan.

Menurut Didik, pelakunya adalah Hertini Djo Day (20) dan Kris Maaf Fanmabi (21). Keduanya mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang.

Kapolsek Didik melanjutkan, sesuai pengakuan Kris Maaf Fanmabi, pada Sabtu (23/2), Hertini datang ke asramanya, mengatakan bahwa perut bagian bawah dekat pusar terasa sakit, lalu menginap di kamarnya.

Keesokan harinya sekira pukul 16.00, lanjut Kris, Herlina mengatakan ke dirinya sudah tidak tahan karena hendak melahirkan.

Dan sekira pukul 17.00, Herlina pun melahirkan sendiri di kamar, dan Kris mengaku membantu untuk membersihkan darah yang tercecer di kamar tersebut.

Kapolsek melanjutkan, setelah itu Kris membungkus bayi itu dengan kain dan diisi dalam kardus lalu dikuburkan sendiri di samping asrama mahasiswa Pemda Alor.

Setelah selesai melahirkan, Hertini mengeluh pusing dan kondisi nya semakin memburuk sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Mamami oleh teman-teman Kris di asrama tersebut.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang kasus dugaan aborsi, pihak SPKT Polsek Kelapa Lima dan Raimas Polda NTT langsung ke RS Mamami untuk mengecek dan mendapatkan pasangan tersebut,” terang Kapolsek Didik.

Ditambahkan, dari hasil pengembangan dan keterangan dari pelaku, pihak kepolisian langsung ke TKP dimana bayi malang itu dikuburkan.

Baca Juga :   Mahasiswa Demo Tolak Firli Bahuri dan Revisi UU KPK

Hertini dan mayat bayi dibawa Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang. Sedangkan Kris sudah diamankan di Mapolsek Kelapa Lima.(rey)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Basaria Panjaitan Hormati Keputusan DPR Sahkan Revisi UU KPK

Published

on

Komisioner KPK, Basaria Panjaitan. (foto: ist)
Continue Reading

Hukum

Judicial Review, UU Hambat Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Published

on

Kuasa Hukum Bawaslu Veri Junaidi (foto: ist)
Continue Reading

Hukum

Laode Sebut Pengesahan Revisi UU Lumpuhkan Penindakan KPK

Published

on

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Laode M. Syarif / Net
Continue Reading
Loading...




Loading…