Connect with us

Nasional

DPR RI Minta TNI dan Kepolisian Serius Tangani Soal Video Pimpinan kelompok separatis di Papua

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com. – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) Lena Maryana menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia harus menyikapi serius jika Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) benar melakukan ultimatum.

“Yang terpenting TNI harus anggap ini persoalan serius dan harus segera diselesaikan,” jelasnya kepada Realitarakyat.com, Selasa (26/2/2019).

“Jangan ketika muncul kejadian terus jadi sorotan publik baru turun, ketika tidak menjadi perhatian publik tenang-tenang aja,” tambahnya.

Menurutnya mereka melakukan ancaman seperti itu dikarenakan ingin menyebarkan teror kepada masyarakat sehingga menjadi tidak tenang.

“Target mereka dengan ancaman seperti ini kan mau menyebarkan teror, menebarkan teror dan masyarakat menjadi tidak tenang, untuk itu TNI harus segera turun meyakinkan masyarakat bahwa masyarakat terlindungi dan mereka bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan biasa,” serunya.

Sebelumnya, beredar video Pimpinan kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeluarkan beberapa ultimatum, salah satunya ultimatum tersebut berbunyi ancaman kepada warga non-Papua.

“Seluruh Tanah Ndugama dari ujung sampai ujung manusia Rambut Lurus Warna kulit puti adalah musu utama TPNPB Kodap III Ndugama karena banyak anggota TNI/POLRI pria wanita yang selama ini menyamar ibu guru, suster dan tukang bangunan bahkan sopir taksi, kami akan tembak,” demikian bunyi ultimatum yang disampaikan Pimpinan kelompok separatis TPNPB-OPM di Nduga, Papua Barat, Egianus Kogoya.(Es)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending