Connect with us

Ekonomi

BEI Akan Permudah Investor Pemula

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terobosan baru untuk memperdalaman pasar keuangan dometik. Kali ini, BEI mengusulkan regulasi yang mempermudah investor pemula dengan usia di bawah 17 tahun berinvestasi saham dan insentif biaya transaksi.

Wacana itu merespons kajian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah mempertimbangkan untuk membolehkan kalangan remaja yang belum berusia 17 tahun bisa membuka rekening saham tanpa menggunakan Kartu Tanpa Penduduk, tapi cukup melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Keluarga, tujuannya untuk mengenalkan instrumen saham sejak dini.

sederhana, jadi orang tua membukakan rekening efek untuk anaknya, menabung saham dalam jangka panjang, tidak bisa diambil dalam jangka waktu tertentu, tidak untuk dijual kembali dalam jangka pendek,” kata Hasan Fawzi, saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Hasan menambahkan, BEI juga mengusulkan agar kajian OJK juga memungkinkan keringanan biaya transaksi (fee transaksi) sebagai insentif. Saat ini bursa masih melakukan kajian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

“Mungkin bisa dalam bentuk fee transaksinya atukah prosesnya di KSEI. Kita akan lihat,” ujar Hasan.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen tengah mempertimbangkan kebijakan membolehkan remaja yang belum memiliki KTP juga bisa membuka rekening saham. Hal itu, karena mengamati tren bursa saham di negara lain, seperti Jepang yang telah memiliki program junior, untuk mengakomodasi generasi muda mengenal instrumen saham.

Sedangkan, dari dalam negeri, perbankan sudah lebih dulu menerapkan dengan pembukaan rekening junior. Namun sayangnya, Hoesen belum bisa menyebut kapan aturaan ini dapat direalisasikan.

“Perbankan sudah duluan dengan rekening junior. Nanti tidak kita sebut junior program mungkin tapi remaja, belum 17 tahun, belum punya KTP, untuk bisa buka rekening efek. Ini sedang kita kaji dan persiapkan,” kata Hoesen di Gedung OJK, Jakarta, Senin (18/2/2019). (Taupik)

Baca Juga :   Ribuan Warga Jakarta Antri Tiket MRT, Petugas Kewalahan
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending