Connect with us

Kriminal

Ditangkap Tiga Perempuan Pemfitnah Jokowi – Ma’ruf Amin

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Tiga perempuan yang viral di media sosial dengan mengampanyekan hoaks Jokowi – Ma’ruf Amin jika terpilih akan melerang azan dan melegalkan perkawinan sejenis atau LGBT itu akhirnya ditangkap aparat kepolisian Karawang, Jawa Barat.

Tiga perempuan penyebar fitnah door to door akhirnya ditangkap oleh aparat pada Minggu (24/2/2019) pukul 23.30 Wib. .

Demikian keterangan sementara dari Kasubag Humas Polres Karawang, Jawa Barat AKP Marjani, Senin (25/2/2019).

Saat ini suami, anak-anak dan keluarga mereka merasa sangat malu atas kejahatan ibu atau/ istrinya yang menyebar fitnah door to door tersebut.

Ketiga perempuan itu antara lain:

1). Nama : ENGQAY SUGIYANTI
Alamat : Kampung Bakanmaja RT 01 RW 03 Desa Wancimekar Kec Kotabaru Kab. Karawang, Jawa Barat
Ttl : Karawang, 21-01-1970
Pekerjaan : Wiraswasta

2). Nama : IKA PERANIKA
Alamat : Kp Kalioyon RT 02 RW 03 Desa Wancimekar Kec Kotabaru Karawang
Ttl : Karawang, 15-03-1974
Pekerjaan : ibu rumah tangga

3). Nama : CITRA WIDANINGSIH
Alamat : Perumnas Bumi Telukjambe Blok W no. 273 karawang
Ttl : Karawang, 08-09-1981
Pekerjaan : Wiraswasta

Tindakan yang akan dilakukan terhadap pelaku adalah:
– Membawa 3 (tiga) orang perempuan tersebut dari Polres Kerawang ke Polda Jawa Barat untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut dan menselebrite Hp yang sudah disita dari ketiga pelaku tersebut.

Sebelumnya warga Karawang dibuat geger dengan video aksi sosialisasi berisi kampanye hitam terhadap Jokowi – Ma’ruf yang viral di media sosial tersebut.

Dalam video yang beredar, dua orang perempuan tersebut berbicara dalam bahasa sunda saat kampanye door to door. Warga diyakini bahwa Jokowi akan melarang azan dan membolehkan pernikahan sesama jenis.
“Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awene meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin,” kata perempuan di video yang viral.

Baca Juga :   Pelaku Pemerkosa Siswi SD Ini, Terancam 15 Tahun Penjara

Jika diartikan, ajakan itu memiliki arti: Suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh kawin, laki-laki sama laki-laki boleh kawin.

Nama Citra Wida jadi sorotan. Sebab diduga kuat video berbahasa Sunda itu dibuat dan diunggah oleh perempuan tersebut menggunakan akun @citrawida5 pada 13 Februari 2019. Dari akun facebook Citra Wida, tertera alamat sebuah rumah di Perumahan Gading Elok 1 Blok 014 nomor 12A Karawang RT04 RW29.

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending