Connect with us

Nasional

Presiden Minta Khofifah – Emil Langsung Bekerja untuk Jatim

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Presiden Joko Widodo meminta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak langsung ‘tancap gas’ bekerja membangun daerahnya.

“Secepat-cepatnya, langsung tancap gas bekerja untuk masyarakat di Provinsi Jawa Timur untuk Ibu Khofifah dan Pak Emil. Pesan saya tadi hanya satu, cepat dan gas bekerja,” ujar Presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Pada Rabu sore, Presiden Jokowi melantik Khofifah dan Emil sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.

Khofifah dan Emil memenangkan Pilkada serentak 2018 dengan meraup suara sebesar 10.465.218 suara atau 53,55 persen mengalahkan lawannya Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

Pelantikan didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 2/P Tahun 2019 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) berfoto bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (dua kiri) dan istri Arumi Bacshin (kiri) dan mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kedua kanan) dan istri usai usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) berfoto bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (dua kiri) dan istri Arumi Bacshin (kiri) dan mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kedua kanan) dan istri usai usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menambahkan, sebenarnya pendahulu Khofifah, Soekarwo, sudah mengerjakan banyak program yang bagus di Jawa Timur. Jadi, Khofifah seharusnya tak terlalu sulit untuk ‘tancap gas’ seperti yang diperintahkan Presiden.

“Hal yang sudah baik dikerjakan Pakde Karwo selama 10 tahun bisa ditingkatkan, bisa dioptimalisasi. Karena Jatim salah satu provinsi yang selama ini cukup banyak prestasi,” ujar dia.

Tjahjo hanya berpesan agar Khofifah benar-benar meningkatkan koordinasi antarkepala daerah di tingkat kota dan kabupaten serta mempelajari area rawan korupsi.

“Tapi dengan pengalaman Bu Khofifah baik di DPR, di kementerian dan Pak Emil sebagai bupati, saya yakin beliau sudah paham akan tata kelola pemerintahan. Yang penting, membangun hubungan tata kelola pemerintahan tingkat I, II hingga desa,” kata Tjahjo.

 

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending