Connect with us

Daerah

Musrembang RKPD Padanglawas Utara Tahun 2020 Di Kecamatan Halongonan Timur

Published

on

Paluta, realitarakyat.com-Musrembang RKPD Padanglawas Utara Tahun 2020 di Aula Kantor Kecamatan Halongonan Timur, dengan bertemakan “Padanglawas Utara yang unggul dan melayani”, kamis 14/02/2019.

Hadir dalam acara, Asisten III H. Anwar Benni, Anggota DPRD Paluta Rosman Siregar, SP, Kepala Bappeda Paluta Tongku Palit Hasibuan, Dinas PUPR Paluta diwakili Kasubag Keungan M. Gadafi Harahap, Dinas Pendidikan diwakili Kabid Dikdas Jomson Siregar, S.Pd, MM, Dinas Pertanian diwakili Akhir Muda Siregar, SP, Camat Halongonan Timur Mahyulni Harahap, SH, Koramil 05/ PB diwakili Danpos Serma Suarman , Kepala Desa se-Kecamatan Halongonan Timur dan Insan Pers

Camat Halongonan Timur Mahyulni Harahap, SH dalam sambutanya, “Hasil musrembang usulan-usulan musyawarah desa harus sekala prioritas yang akan dibawa kemusrembang kabupaten nanti. Berharap kepada pemerintahaan melalui Dinas PUPR jalan hotmik desa Siancimun menuju desa Rondaman, desa Rondaman menuju Pekan Minggu desa Mompang I supaya dituntaskan.

Begitu juga perbaikan jalan desa Siancimun menuju desa Batang Pane II dan jalan Simpang Bragas menuju Lakkimat. Dan berharap pembangunan SMA/SMK Negeri di kecamatan Halongonan Timur, harapnya.

Kemudian pembacaan sambutan Bupati Padanglawas Utara Andar Amin Harahap, S. STP yang diwakili oleh Asisten III H. Anwar Benni.

Sambutan anggota DPRD Paluta Rosman Siregar bahwa hasil musrembang harus sejalan dan disepakati bersama berdasarkan musyawarah dan merupakan sekala prioritas. Hasil yang disepakati dan yang disampaikan ke Bappeda supaya disampaikan juga ke DPRD, agar kami dapat mengontrol dan mengawasi pelaksanaan program kegiatan karena kami masih bertugas sampai bulan Agustus 2019, pintanya.

Paparan Kepala Bappeda Paluta Tongku Palit Hasibuan, “jangan bosan untuk menghadiri setiap musrembang yang dilaksanakan agar usulan-usulan dari musdes dan muscam dapat terwujud pembangunanya. Dan melakukan diskusi kelompok untuk menetapkan sekala prioritas, sinergitas dan konektivitas dalam penyusunan RKPD Tahun 2020. Dan terciptanya pembangunan dikabupaten Padanglawas Utara yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahtraan masyarakat.

Baca Juga :   Diduga Akibat Depresi, Pria Ini Gantung Diri Di Lonceng Gereja

“Lanjut, menanggapi yang disampaikan camat tadi mengenai pembangunan SMA/SMK Negeri di kecamatan Halongonan Timur tidak bisa ditampung di APBD Kabupaten karena sudah merupakan wewenang provinsi. Namun bisa dibantu untuk direkomondasikan dengan catatan ada lahan yang sudah memiliki sertifikat. Tanah harus hibah dari masyarakat dan boleh tanah dibeli oleh masyarakat dengan patungan atau swadaya baru dihibahkan ke pemerintah”, terang Tongku Palit Hasibuan.

Paparan Dinas PUPR Paluta yang diwakili oleh M. Gadafi Harahap mengenai, “Struktur Dinas PUPR, program kegiatan kerja tahun 2019 ini yang terdiri dari 20 program diantaranya, lanjutan peningkatan jalan hotmix desa Siancimun menuju desa Rondaman dengan dana sebesar Rp.8,4 miliyar, Jalan desa Rondaman menuju Pekan Minggu Desa Mompang I dengan dana sebesar Rp.1 miliyar, dan Pekan Minggu desa Mompang I menuju desa Gunung Intan dengan dana sebesar Rp. 500 juta, jelasnya,

“Pembanguan harus sejalan dengan musrembang desa dan kecamatan juga harus sekala prioritas dan urgent. Selanjutnaya, usulan pembangunan yang memeiliki ikon bisa juga melalui Dinas Pariwisata, tegas M. Gadafi Harahap.

Dinas Pendidikan Paluta diwakili Kabid Dikdas Jomson Siregar, S.Pd,MM memaparkan, struktur Dinas Pendidkan dan perogram kegiatan dengan dua sumber dana yakni DAU dan DAK berharap dari 20% ABPBD Tahun 2019 dapat terwujud. Untuk kecamatan Halongonan Timur 8 standar pendidikan dengan dana yang minim, hasil pembangunan harus dapat dimaksimalkan, terangnya.

Terakhir pemaparan Dinas Pertanian dan Perkebunan diwakili Akhir Muda Siregar, SP dan yang sampaikan Eka, bahwa program kegiatan Bidang Perkebunan Tahun 2019 ini ada bantuan sosial berupa peremajaan kelapa sawit masyarakat seluas 1000 ha yang ditargetkan, Rp.25 juta/ha. Setiap anggota kelompok tani/KK maksimal 4 ha dan dalam satu kelompok tani minimal memiliki 25 anggota, jelasnya.

Baca Juga :   Pembangunan Jembatan yang menghubungkan Desa Sialambue-Handis Kecamatan Barumun Menghabiskan Anggran Rp 9,7 Milyar

Lanjut Eka, “Dana bantuan sosial ini gratis dan Cuma-Cuma dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahtraan masyarakat”. Acara selanjutnya diskusi tanya jawab berakhir aman tertib dan sukses. (Haryan).

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending