Connect with us

Nasional

KPK Diminta Agar Tidak Melakukan Dikriminalisasi Terhadap Gubernur Papua

Published

on

Jayapura, Realitarakyat.com. – Sekitar seribu lebih warga Papua yang tergabung dalam Aliasi Rakyat Bersatu Bela Papua melakukan aksi demo damai di halaman kantor Gubernur Papua, Rabu (13/2/2019) siang. Aksi ini merupakan bentuk dukungan moril terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe yang dinilai dikriminalisasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dalam orasinya, massa juga menutut agar KPK menghentikan segala bentuk OTT yang terskenario, terstruktur dan sistemastis terhadap Gubernur Papua.Selain itu, massa mendenda KPK sebesar Rp. 10 triliun karena telah mencemarkan nama baik Gubernur Papua atas scenario OTT tanpa bukti di Hotel Borobudur Jakarta 2 Februari lalu.

Penanggung Jawab Aliansi Rakyat Bersatu Bela Papua, Alberto Gonzalves Wanimbo saat berorasi juga mendesak KPK untuk meminta maaf terkait insiden tersebut. Apalagi KPK dinilai telah memutarbalikan fakta hingga menimbulkan opini dan pemahaman yang salah di masyarakat.

“Tindakan KPK ini merupakan bentuk intimidasi dan pembunuhan karakter terhadap Gubernur Papua dan stafnya. Kami mendorong DPR Papua untuk membentuk Pansus untuk menindaklanjuti hal ini. Kami juga melalui adat akan menggugat KPK melalui praperadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Salah satu Koordinator aksi, Benyamin Gurik menyatakan ada scenario besar yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui KPK untuk menjatuhkan Gubernur Papua melalui sejumlah isu korupsi.

“Aksi ini bukan membela koruptor, aksi ini bukan mendukung koruptor, tapi murni untuk mendukung Gubernur Papua yang punya hati membangun tanah Papua,” tambahnya.

Gubernur Lukas Enembe ketika menemui massa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan rakyat Papua terhadap Pemerintah Provinsi Papua.

“Terima kasih atas dukungan kepada kami Pemerintah Papua. Saya minta seluruh ASN tidak perlu takut dan tetap bekerja untuk kemajuan tanah Papua,” ujarnya.

Baca Juga :   Menpora Hadir Sebagai Saksi Sidang Dana Hibah KONI

Setelah menyampaikan orasi dukungan kepada Gubernur Lukas Enembe, aspirasi dan tuntutan massa itu kemudian diserahkan ke pihak DPR Papua untuk ditindaklanjuti. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib dengan dikawal ratusan aparat kepolisian setempat.(Cristian)

 

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending