Connect with us

Nasional

Kemenag RI Rilis Antrean Haji Hingga 39 Tahun

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Kementerian Agama RI kembali merilis waktu tunggu antrean haji di Indonesia untuk 34 provinsi. Dalam daftar ini terlihat tiap provinsi mempunyai lama antrean yang berbeda dan hingga 33 tahun.

“Penyebab utama antrean karena besarnya animo calon jemaah haji di suatu provinsi, sementara kuota per-provinsi dibatasi 1/1.000 (1 per mil) dari jumlah Muslim di suatu daerah,” demikian Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki, Selasa (12/2/2019).

Berdasaran informasi yang juga diunggah di laman akun Instagram Kemenag, @kemenag_ri, terlihat waktu tunggu paling pendek berkisar 11 tahun.

Jangka waktu ini terdapat di Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku. Sementara waktu dengan durasi paling lama adalah 39 tahun, yaitu Sulawesi Selatan.

Menurut Mastuki, gambaran lama antrean jemaah haji ini berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada Februari 2019.

Mastuki mengungkapkan, jumlah pendaftar haji tiap tahunnya mengalami peningkatan. “Jumlah pendaftar setiap tahunnya melampaui kuota haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi. Pada 2018, ada kuota sebanyak 204.000 jemaah reguler, 17.000 untuk haji khusus, jadi total ada 221.000 jemaah,” ujarnya.

Sebanyak 221.000 kuota haji itu tidak bisa menampung pendaftar haji yang mencapai 600.000 orang. Hal inilah yang menjadi penyebab panjangnya antrean. Pemerintah Indonesia belum bisa melakukan penambahan kuota haji karena ibadah haji yang dibatasi ruang dan waktu.

Menurut Mastuki, penambahan kuota haji bergantung dari perbaikan fasilitas layanan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi, terutama pemondokan di Mina.

“Selama kondisi Mina belum diperbaiki (toilet, kapasitas tenda, space per jamaah di dalam tenda), maka penambahan kuota untuk Indonesia hanya akan menjadi beban, bahkan bisa menyebabkan tragedi kecelakaan,” tambah Mastuki.

Berikut rincian lamanya antrean haji di 34 provinsi:

  1. Aceh, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
  2. Sumatera Utara, rata-rata lama antrean haji 15 tahun
  3. Riau, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
  4. Kepri, rata-rata lama antrean haji 15 tahun
  5. Jambi, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
  6. Sumatera Barat, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
  7. Bengkulu, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
  8. Sumatera Selatan, rata-rata lama antrean haji 16 tahun 9. Babel, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
  9. Lampung, rata-rata lama antrean haji 16 tahun
  10. Jakarta, rata-rata lama antrean haji 19 tahun 12. Banten, rata-rata lama antrean haji 19 tahun
  11. Jawa Barat, rata-rata lama antrean haji 20 tahun
  12. Jawa Tengah, rata-rata lama antrean haji 22 tahun
  13. Jawa Timur, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
  14. Yogyakarta, rata-rata lama antrean haji 23 tahun
  15. Bali, rata-rata lama antrean haji 20 tahun
  16. NTB, rata-rata lama antrean haji 26 tahun
  17. NTT, rata-rata lama antrean haji 17 tahun
  18. Kalimantan Barat, rata-rata lama antrean haji 17 tahun 21. Kalimantan Tengah, rata-rata lama antrean haji 19 tahun
  19. Kalimantan Selatan, rata-rata lama antrean haji 29 tahun
  20. Kalimantan Timur, rata-rata lama antrean haji 28 tahun 24. Sulawesi Barat, rata-rata lama antrean haji 30 tahun 25. Sulawesi Tengah, rata-rata lama antrean haji 16 tahun 26. Gorontalo, rata-rata lama antrean haji 11 tahun
  21. Sulawesi Utara, rata-rata lama antrean haji 11 tahun 28. Sulawesi Tenggara, rata-rata lama antrean haji 19 tahun
  22. Sulawesi Selatan, rata-rata lama antrean haji 39 tahun 30. Maluku Utara, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
  23. Maluku, rata-rata lama antrean haji 11 tahun
  24. Papua Barat, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
  25. Papua, rata-rata lama antrean haji 18 tahun

 

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending