Connect with us

Daerah

Kasus Wali Kota Cup, Diduga Libatkan Anak Pejabat

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Hingga saat ini tim penyidik Polres Kupang Kota terus mendalami kasus dugaan korupsi penyelenggaraan event Wali Kota Cup 2017 lalu.

Dalam kasus itu diduga melibatkan anak dari oknum pejabat di Kantor Wali Kota Kupang. Dimana, pencairan dana dari bagian umum Kantor Wali Kota Kupang hanya berdasarkan disposisi salah satu pejabat di Kantor Wali Kota Kupang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, anggaran yang dicairkan dari bagian umum Kantor Wali Kota Kupang berdasarkan lobi dari anak oknum pejabat tersebut.

Pasalnya, anggaran yang tersedia tidak tercantum sesuai dengan nomenklatur, sehingga anggara tidak mencukupi untuk kegiatan lainnya.

Karena tidak mencukupi, anak dari oknum pejabat tersebut yang juga merupakan pengendali kegiatan meminta Kadispora Kota Kupang untuk memggunakan anggaran kegiatan tersebut diluar dari nomenklatur yang ada.

Namun, Kadispora Kota Kupang tidak menyetujui hal itu. Karena tidak disetujui maka anak dari oknum pejabat tersebut melakukan lobi melalui ayahnya yang nota bene merupakan pejabat pada Kantor Wali Kota Kupang.

Alhasil, lobi tersebut berhasil sehingga pejabat tersebut memberikan disposisi untuk dilakukan pencairan anggaran melalui bagian umum yang mana kegiatan tersebut diluar dari rencana penyelenggaran kegiatan event Wali Kota Cup 2017.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby J. Mooy Nafi, SH, MH yang dikonfirmasi wartawan, mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya tinggal menunggu hasil perhitungan dari ahli.

Ditegaskan Bobby, jika hasil perhitungan kerugian negara (PKN) telah dikantongi penyidik, maka segera dilakukan penetapan tersangka.

“Kami masih tunggu hasil PKN dari ahli. Jika itu sudah ada maka kami langsung tetapkan tersangka setelah dilakukan ekspose (gelar perkara),”tegas Bobby.

Ketika ditanya soal dugaan keterlibatan oknum dari anak pejabat itu, Bobby menjelaskan bahwa sejauh ini masih didalami oleh tim penyidik Polres Kupang Kota.

“Soal itu penyidik masih dalami apakah benar seperti atau tidak. Dan, kami kini sedang berusaha untuk segera tetapkan tersangka,” terang Bobby.

Mantan Kadipora Kota Kupang, Ejbends Doeka yang dihubungi via HP selulernya tidak merespon pertanyaan dari wartawan hingga berita ini diturunkan.(rey)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending