Connect with us

Daerah

ICW Ragukan Kredibilitas Sejumlah Caleg DPRD Tanjung Balai Pemilu 2019

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Indonesian Corruption Watch (ICW) meragukan kredibilitas sejumlah anggota DPRD Kota Tanjung Balai 2009-2014 yang menjadi calon anggota legislatif (caleg) Pemilu 2019.

Koordinator ICW Kota Tanjung Balai, Jaringan Sihotang di kediamannya, Sabtu (12/1) mengatakan, dari 25 anggota DPRD Tanjung Balai periode lalu 24 terindikasi korupsi anggaran perjalanan dinas 2013.

Itu terungkap dari laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI 2014. Dan, sampai saat ini kasus dugaan korupsi yang merugikakan keuangan negara itu masih bergulir di penyidik Polres Tanjung Balai.

Karena itu, ICW meragukan kredibilitas mereka. Jaringan juga heran karena beberapa dari mereka lolos menjadi caleg 2019-2024. Harusnya mereka tak diikutkan karena kasus masih tersangkut kasus dugaan korupsi yang sampai saat ini ‘mengendap’ di tangan penyidik.

Komisioner KPU Tanjung Balai Gustan Pasaribu mengaku, pihaknya tidak bisa membatalkan pengajuan caleg selama belum ada kepastian hukumnya. Demikian juga dengan anggota yang terindikasi korupsi karena belum ada kepastian hukum menyatakan mereka bersalah. “Pencalonan mereka tidak bisa dibatalkan,” tegas dia.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas Rp 3 milyar lebih di Sekretariat DPRD Kota Tanjung Balai Tahun Anggaran (TA) 2013 melibatkan 24 orang.

Kasusnya sudah bertahun-tahun diusut Polres Tanjung Balai. Namun, hingga saat ini belum ada kelanjutan pengusutannya. Sejumlah nama anggota DPRD 2009-2014 itu menjadi caleg 2019-2024. (ign)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending