Connect with us

Daerah

Laka Lantas Tahun 2018 Naik 62 Persen

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang terjadi di Kota Kupang selama tahun 2018 mengalami peningkatan dibanding tahun 2017 lalu.

Peningkatan Lakalantas yang terjadi di Kota Kupang seperti, pelanggaran, kecelakaan dan kerugian. Hal ini menimbulkan kerugian yang cukup besar dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti kepada wartawan di Aula Mapolresta, Kamis (10/1).

“Berdasarkan data pelanggaran lalulintas tahun 2017 sebanyak 356 pelanggaran, sedangkan pada tahun 2018 naik menjadi 446 pelanggaran,” ujar Kapolres.

Dilanjutkan, lakalantas baik itu korban meninggal dunia, luka berat maupun luka ringan juga mengalami kenaikan, termasuk peningkatan pada kerugian material.

“Saya minta masyarakat Kota Kupang agar selalu menanamkan budaya tertib berlalulintas di jalan raya sehingga bisa terhindar dari hal-hal yanng tidak diinginkan,” harap Kapolres.

Sementara tren lakalantas di wilayah hukum Polda NTT tahun 2018 justru mengalami peningkatan sebesar 62 persen dibanding data lakalantas tahun 2017.

Jumlah lakalantas tahun 2018 ada 213 kasus, dibanding jumlah di tahun 2017 sebanyak 131 kasus, maka ada peningkatan 82 kasus.

Jumlah korban meninggal dunia juga meningkat di tahun 2018, dimana ada 41 korban tewas, dibanding tahun 2017 sebanyak 35 korban.

Ada kenaikan enam korban, sehingga tren korban meninggal dunia meningkat 17,14 persen.

Jumlah korban luka berat juga meningkat 29 kasus atau 72,5 persen, dimana terdapat 69 korban luka berat di tahun 2018, dibanding 40 korban di tahun 2017.

Sementara itu, jumlah korban luka ringan pun meningkat sebanyak 105 orang, dengan jumlah 274 di tahun 2018.

Jika dibanding jumlah tahun 2017 sebanyak 169 korban, maka terjadi tren peningkatan sebesar 62,13 persen.

Sementara tren kerugian materil juga mengalami peningkatan sebesar Rp 153.255.000 atau sebesar 31,32 persen.

Kerugian materil tahun 2018 adalah Rp 642.580.000, jauh lebih tinggi dari tahun 2017 sebesar Rp 489.325.000.

Selain itu, jumlah teguran lalu lintas sebanyak 5.694 atau meningkat sebanyak 1.022 atau 21,87 persen, jika dibanding data Garlantas tahun 2017 sebanyak 4.672.

Jumlah kendaraan yang ditilang di tahun 2018 sebanyak 9.869 atau mengalami peningkatan hingga 2.039 atau 26,04 persen.

Peningkatan jumlah lakalantas yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka dikarenakan korban maupun pelaku lakalantas berkendara di jalan raya dalam pengaruh minuman keras.(rey)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

DPRD Sabu Raijua Minta Kadis Dukcapil Dinonaktifkan

Published

on

Sabu Raijua, realitarakyat.com- Yusak Musa Robo anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), agar Bupati Sarai, Nikodemus Rihi Heke mencopot Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sarai, Robinson Siubelan.

Pasalnya, pelayanan pada Dinas Dukcapil Kabupaten Sarai sangatlah mengecewakan bagi warga Kabupaten Sarai.

“Saya minta Bupati Sabu Raijua untuk segera nonaktifkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dari jabatannya sebagai kepala dinas,” kata anggota DPRD Kabupaten Sarai, Yusak Musa Robo kepada wartawan, Sabtu (23/3).

Dijelaskannya, permintaan itu bukanlah tidak beralasan dimana saat warga dari Desa Gurimonehara, Kecamatan Mehara, Kabupaten Sarai hendak mengurus Akta dan KTP, satupun ASN tidaj berada di kantor.

“Jumat (22/3) lalu begitu banyak warga yang mau urus KTP dan Akta serta KK tidak ada satupun ASN yang berada di kantor termasuk Kadisnya,” ucap Yusak.

Menurut Yusak, saat itu pada pintu kantor ditempel sebuah kertas bertuliskan” pelayanan hari ini untuk sementara tidak ada karena sedang ada kerja bakti,”.

Dengan demikian, lanjutnya, pelayanan publik untuk pembuatan akta, ktp dan kartu keluarga tidak terlayani dan ini sangat mengecewakan bagi warga yang hendak mengurus indentitas diri.Ditambahkannya, dirinya sangat prihatin bagi warga yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Sarai dengan biaya yang mahal namun tidak mendapatkan hasil apapun.

“Saya sangat kecewa dan kasihan warga. Jadi sebaiknya Bupati nonaktifkan saja dari Kadis Dukcapil,”tegas Yusak.

Terpisah, Nando salah satu tokoh pemuda di Kabupaten Sarai menambahkan bahwa alasan apapun pelayanan publik wajib dikedepankan apapun alasan.

“Saya kasihan dengan warga yang sudah keluar biaya banyak dan buang waktu untuk urus administrasi namun tidak ada hasil,” katanya.

Pelayanan publik, kata Nando, harus berjalan secara maksimal untuk kepentingan rakyat. Bukan karena hanya alasan kerja bakti lalu pelayanan terhadap masyarakat menjadi terganggu.(rey)

Continue Reading

Daerah

Bercumbu di Pojok Lapangan, Sepasang Remaja ‘Diamankan’ WH

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Sepasang remaja, RF (21) dan AL (17), warga Aceh Timur yang lagi bercumbu di tempat gelap pojok Lapangan Merdeka Langsa, Kamis (21/3) dinihari, diamankan petugas Wilayatul Hisbah Kota Langsa.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif mengatakan, penangkapan berawal saat pihaknya mengintensifkan razia malam hari khususnya di tempat diduga rawan praktek maksiat.

Saat menyisir pojok lapangan, petugas mendapati sepasang remaja sedang memadu kasih. Petugas menggelandang mereka ke markas WH di kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa.

Dari hasil introgasi yang dilakukan petugas WH, kedua remaja yang dilanda asmara ini mengaku, mereka baru sebatas pacaran, belum melakukan hubungan lebih lanjut. “Kami hanya pacaran, bang nggak ada melakukan yang lain,” akui mereka kepada petugas.

Mereka memang pacaran, tapi itu dilarang syariat sehingga mereka diamankan karena patut diduga melanggar qanun hukum Jinayat yaitu Qanun Aceh No: 06/2014 pasal 23 tentang khalwat. Kalau cukup unsur dan bukti, mereka terancam hukum cambuk. “Kita menunggu keluarga dan petua gampong membicarakan dan memediasi kasus ini,” demikian Ibrahim Latif. (MS)

Continue Reading

Daerah

Teluk Nibung Juara Umum MTQN Kota Tanjung Balai 2019

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Kecamatan Teluk Nibung juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Tanjung Balai 2019 dan diberi hadiah umroh. Kecamatan Datuk Bandar Timur harus puas pada posisi kedua dan peringkat ketiga ditempati Kecamatan Sei Tualang Raso.

Wali Kota Tanjung Balai H M Syahrial mengatakan, MTQ harus menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif karena telah terbukti mampu menjadi daya dorong untuk memacu percepatan pembangunan di daerah.

Untuk itu, kata Syahrial, MTQ harus memotivasi sekaligus meningkatkan keinginan masyarakatselalu membaca, mempelajari dan memahami Al Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk hidup.

Sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan, Al Qur’an tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji keluhuran dan nilai-nilai religius yang dikandungnya.

“Kita bersyukur karena MTQ Tanjung Balai 2019 berjalan baik. Saya juga berharap, MTQ mampu melahirkan qoriah-qoriah yang handal dan ikut dalam kegiatan yang lebih tinggi. Alhamdulillah, karena sampai saat ini, Tanjung Balai masih menjadi daerah dengan basis qori qoriah terbaik di Sumatera Utara,” ujar Syahrial. (ign)

Continue Reading
Advertisement

#Trending