Connect with us

Daerah

Berikan Pelayanan Terbaik, Polres Kupang Kota Canangkan WBK

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Polres Kupang Kota bertekad memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Komitmen ini agar ada kepuasan dan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian.

Berkaitan dengan itu, Polres Kupang Kota pun mencanangkan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Pencanangan tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan penandatanganan pakta integritas pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM di Polres Kupang Kota, Rabu (9/1) di Mapolres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana Tarung Binti, SIK., menjadi inspektur upacara yang dihadiri seluruh Kapolsek, perwira, anggota dan PNS lingkup Polres Kupang Kota.

Kapolres menyebutkan kalau zona integritas dibangun sesuai dengan nawacita sehingga perlu reformasi birokrasi dan memberi pelayanan yang baik pada masyarakat.

“Polri menentukan zona integritas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Semua yang dilakukan polisi adalah pelayanan pada masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik pada Polres Kupang Kota,” tandas Kapolres Kupang Kota.

Disebutkan bahwa hal mendasar dari tugas pokok Polri adalah kepercayaan masyarakat sehingga zona integritas ditetapkan untuk mengurangi komplain masyarakat sehingga tercapai zero komplain.

“Sehingga jika pelayanan baik maka juga meningkatkan kesejahteraan personel dan kamtibmas berjalan baik. Ada kepercayaan masyarakat sehingga perlu meningkatkan pelayan publik, meniadakan pungli, meniadakan komplian masyarakat sehingga ada perwujudan kamtibmas secara nyata sehingga menunjang kesejahteraan personel,” tandas Kapolres.

Orang nomor satu di Mapolres Kupang Kota itu menegaskan sasaran zona integritas dengan melakukan perubahan dengan kegiatan yakni manajemen perubahan untuk merubah secara sistematis mekanisme kerja yakni memangkas aturan dan sistem birokrasi, pola pikir dan membangun kenyamanan.

“Melakukan perubahan pada budaya kerja,” ujar perwira dengan pangkat dua melati di pundak ini.

Program melakukan tatalaksana oleh Polri juga untuk mempermudah personel Polri melakukan tugas di lapangan serta memberikan keterbukaan informasi publik.

Ada pula program penataan sistem sumber daya manusia karena SDM Polri adalah aset hidup dalam pelaksanaan tugas sehingga butuh kepercayaan pada Polri dan pengembangan Polri sesuai kompetensi dan penetapan reward dan punishment yang berimbang.

Selain itu penguatan akuntabilitas kinerja dari Polres Kupang Kota diawali dengan perencanaan program kerja, visi dan misi Polres Kupang Kota.

Untuk itu perlu melibatkan seluruh anggota dalam peningkatan akuntablitas.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Kupang Kota benar-benar melakukan program Polri degan baik.

Penguatan pengawasan terhadap kinerja yang bersih dan bebas KKN yang dilaksanakan oleh Kasiwas dna Propam juga menjadi program yang harus dilaksanakan.

Di sisi lain perlu peningkatan kualitas pelayanan publik, pelayanan dibidang Satuan lalu lintas, Satuan Intelkam, Satuan Narkoba dan Satuan Reskrim.

“Peningkatan pelayan publik merupakan kegiatan dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai aturan yang ada bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa dan atau pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik,” tambah Kapolres.

Pelayanan ini dilakukan melalui standar pelayanan, budaya pelayanan prima dan kepuasan terhadap pelayanan.

Berkaitan dengan itu, seluruh personel Polres Kupang Kota berkomitmen untuk mensukseskan pembangunan zona integritas di Polres Kupang Kota.

“Profesional saat melaksanakan tugas, menjaga kebersihan Mapolres, ruang kerja dan ruang pelayanan publik, menghilangkan perilaku koruptif, humanis dan persuasif dalam pelaksanaan tugas,” imbuhnya.

Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh personel Polres Kupang Kota dimulai dari Waka Polres Kupang Kota, Kompol Edward Jacky T Umbu Kaledi, SH., SIK., MM., diikuti para perwira Polres Kupang Kota, Kapolsek, anggota dan PNS Polres Kupang Kota maupun Polsek jajaran.(rey)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Bercumbu di Pojok Lapangan, Sepasang Remaja ‘Diamankan’ WH

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Sepasang remaja, RF (21) dan AL (17), warga Aceh Timur yang lagi bercumbu di tempat gelap pojok Lapangan Merdeka Langsa, Kamis (21/3) dinihari, diamankan petugas Wilayatul Hisbah Kota Langsa.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif mengatakan, penangkapan berawal saat pihaknya mengintensifkan razia malam hari khususnya di tempat diduga rawan praktek maksiat.

Saat menyisir pojok lapangan, petugas mendapati sepasang remaja sedang memadu kasih. Petugas menggelandang mereka ke markas WH di kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa.

Dari hasil introgasi yang dilakukan petugas WH, kedua remaja yang dilanda asmara ini mengaku, mereka baru sebatas pacaran, belum melakukan hubungan lebih lanjut. “Kami hanya pacaran, bang nggak ada melakukan yang lain,” akui mereka kepada petugas.

Mereka memang pacaran, tapi itu dilarang syariat sehingga mereka diamankan karena patut diduga melanggar qanun hukum Jinayat yaitu Qanun Aceh No: 06/2014 pasal 23 tentang khalwat. Kalau cukup unsur dan bukti, mereka terancam hukum cambuk. “Kita menunggu keluarga dan petua gampong membicarakan dan memediasi kasus ini,” demikian Ibrahim Latif. (MS)

Continue Reading

Daerah

Teluk Nibung Juara Umum MTQN Kota Tanjung Balai 2019

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Kecamatan Teluk Nibung juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Tanjung Balai 2019 dan diberi hadiah umroh. Kecamatan Datuk Bandar Timur harus puas pada posisi kedua dan peringkat ketiga ditempati Kecamatan Sei Tualang Raso.

Wali Kota Tanjung Balai H M Syahrial mengatakan, MTQ harus menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif karena telah terbukti mampu menjadi daya dorong untuk memacu percepatan pembangunan di daerah.

Untuk itu, kata Syahrial, MTQ harus memotivasi sekaligus meningkatkan keinginan masyarakatselalu membaca, mempelajari dan memahami Al Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk hidup.

Sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan, Al Qur’an tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji keluhuran dan nilai-nilai religius yang dikandungnya.

“Kita bersyukur karena MTQ Tanjung Balai 2019 berjalan baik. Saya juga berharap, MTQ mampu melahirkan qoriah-qoriah yang handal dan ikut dalam kegiatan yang lebih tinggi. Alhamdulillah, karena sampai saat ini, Tanjung Balai masih menjadi daerah dengan basis qori qoriah terbaik di Sumatera Utara,” ujar Syahrial. (ign)

Continue Reading

Daerah

Buka Musrenbang, Syahrial Minta Bantuan, Pemprov Sumut Beri Alkes

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tanjung Balai 2020 harus mengedepankan capaian dan indikator makro melalui penetapan program, kegiatan strategis dan prioritas.

Itu dikatakan Wali Kota Tanjung Balai, H M Syahrial sebelum membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Tanjung Balai 2020 di Aula I Kantor Pemko Tanjungbalai, Kamis (211/3).

Syahrial mengapresiasi semua pihak yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Musrenbang ini mulai tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat kota.

“Program harus cermat, terukur, mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat. Apalagi, RKPD 2020 dapat dikatakan sebagai tahun penentu keberhasilan dari RPJMD Tanjung Balai 2016 – 2021 yang akan berakhir Februari 2021.”

RKPD 2020 selain diarahkan ke upaya pencapaian target pembangunan seperti kemiskinan, pembangunan manusia dan usia harapan hidup, juga tetap diarahkan ke peningkatan layanan publik, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Kepada Pemprov, saya berharap dukungan dan bantuan nyata untuk menjadikan Kota Tanjung Balai sebagai sasaran dari berbagai kebijakan pembangunan provinsi seperti pengendalian banjir dan penanggulangan kemiskinan,” kata Syahrial.

Kepada Forkopimda, masyarakat, tokoh agama, pemuda dan organisasi profesi untuk memaksimalkan peran masing-masing dalam pelaksanaan pembangunan Kota Tanjung Balai bersih, maju dan kedepan menjadi lebih baik.

Kepala Bappeda Sumut mewakili Pemprov berjanji membantu alat kesehatan (alkes) untuk rumah sakit di Tanjung Balai. “Kami apresiasi Wali Kota yang berupaya membangun rumah sakit dalam peningkatan layanan kesehatan. Itu sejalan dengan program provinsi,” kata Irman.

Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 dari pusat dilakukan dengan perkuatan pelaksanaan kebijakan money follow program priority. Karena itu, permintaan dukungan, bantuan pengendalian banjir dan penanggulangan kemiskinan tidak dijawab Irman.

Musrenbang ini dihadiri Wakil Wali Kota TanjunDrs H Ismail, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provsu, Balai Wilayah Sungai (BWS) II, Forkopimda Kota Tanjungbalai, BUMN/BUMD, Perguruan tinggi, asosiasi profesi, organisasi masyarakat, delegasi kecamatan, kelompok swadaya masyarakat dan kelompok perempuan. (ign)

Continue Reading
Advertisement

#Trending