Connect with us

Kesehatan

Kasus RSJ Naimata Mengendap di Tangan Jaksa

Published

on

Foto: Gedung Rumah Sakit Jiwa Naimata

KUPANG, realitarakyat.com – Hingga saat ini kasus dugaan korupsi pembangunan dan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) pada Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata tahun 2016 senilai Rp 10 miliar yang ditangani Dinas Kesehatan Provinsi NTT, belum jelas penanganannya.

Terhitung sejak tahun 2017 lalu, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Kota Kupang hingga tahun 2018 belum juga dituntaskan oleh jaksa Kejari Kota Kupang.

Dalam kasus itu, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang telah memeriksa sejumlah pejabat pada Dinas Kesehatan NTT termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Bukan saja itu, rencana pemeriksaan terhadap mantan Kadis Kesehatan NTT yang kini menjabat sebagai Bupati Malaka, Stef Bria Seran hanyalah bualan belaka oleh jaksa Kejari Kota Kupang.

Kajati NTT, DR. Febrie Ardiansyah ketika dikonfirmasi terkait kasus itu dirinya mengaku akan memanggil Kajari Kota Kupang, Winarno untuk menanyakan perkembangan kasus itu.

“Saya akan panggil Kajari Kota Kupang untuk tanyakan perkembangannya,”ujar Febrie.

Kajari Kota Kupang, Winarno yang dihubungi secara terpisah tidak meresponnya hingga berita ini diturunkan.

Untuk diketahui, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata yang berlokasi di RT 07/RW 08 Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa Kota Kupang. sejak tahun 2016 lalu pemerintah melalui DPRD NTT telah mengucurkan dana hingga Rp 10 milyar untuk operasional gedung RSJ Naimata. Namun, hingga saat ini RSJ Naimata belum beroperasi sejak dibangunnya oleh pemerintah sejak beberapa tahun lalu.

Bahkan ditahun 2016 lalu, Pemerintah provinsi NTT melalui DPRD NTT juga mengucurkan dana sekitar Rp 3 milyar untuk RSJ Naimata yang dikelolah oleh Dinkes NTT. Untuk itu, pihaknya akan benar-benar fokus untuk menuntaskan kasus-kasus itu terutama kasus dugaan korupsi di RSJ Naimata.

Terkait dengan penuntasan kasus dugaan korupsi RSJ Naimata, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang telah mengantongi Surat Perintah Tugas (Sprintug) dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Winarno untuk dilakukan penyilidikan terkait dengan dana bernilai milyaran rupiah itu.(rey)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending