Connect with us

Hukum

Kajati NTT : Sertifikat Tanah Atas Nama Jonas Salean

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT terus mengembangkan penyelidikan kasus dugaan penyerobotan lahan milik Pemkab Kupang oleh mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean.

Penyelidikan kasus ini sebelumnya dilakukan oleh Bidang Intelijen, dan belum lama ini telah dilakukan gelar perkara. Dalam gelar perkara, diputuskan penyelidikan perkara tersebut dialihkan ke Bidang Pidsus.

“Kita sudah lakukan penyelidikan, tapi bukan penyelidikan standar KUHAP. Ada data dan diover ke Pidsus. Kalau dalam tataran lidik pasti kita masih rahasiakan, tapi pasti ada ujungnya. Naik penyidikan atau dihentikan. Akan diuji proses kepemilikan, apakah sudah sesuai prosedur atau tidak,” kata Kajati NTT, Febrie Ardiansyah, SH, MH saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (13/12).

Dalam penyelidikan perkara ini di Bidang Intelijen, telah diundang sedikitnya belasan pihak untuk dimintai klarifikasi.

Para pihak yang telah diundang dan dimintai klarifikasi oleh jaksa adalah mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan tersebut.

Selain itu adalah Christin Antonius dan Moris Patty yang juga telah memiliki SHM atas lahan tersebut.

Pihak lain yang dimintai keterangan adalah Kasat Pol PP Kota Kupang Thomas Dagang, Soleman Benu dari BPN Kota Kupang, Kabag Tatapem Kota Kupang Yanuard Dally, termasuk Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kota Kupang dan Kepala Dinas PKAD Kabupaten Kupang.

Selain meminta keterangan dari para pihak, penyelidik juga mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa dokumen SHM atas lahan dimaksud, dimana sesuai versi Pemkab Kupang lahan tersebut seluas 1.225 m2 dan berdasarkan versi Jonas Salean seluas 1.170 m2.

Lahan tersebut juga, dari awalnya memiliki 1 SHM, kemudian telah dipecah-pecah menjadi 5 bagian dan semuanya telah bersertifikat, dimana Jonas Salean sendiri memiliki 2 SHM.

Dilansir sebelumnya, Kejati NTT melalui Bidang Intelijen tengah melidik kasus dugaan penyerobotan aset berupa lahan milik Pemkab Kupang di Jl. Veteran, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang.

Penyerobotan lahan milik pemerintah itu diduga dilakukan Jonas Salean yang tak lain adalah mantan Wali Kota Kupang.

Jonas pun telah diundang penyelidik Kejati NTT untuk didengar klarifikasi atas persoalan tersebut.

Sosok yang juga mantan Sekda Kota Kupang itu memenuhi panggilan penyelidik pada Selasa (7/11) pagi.

Dia kemudian diperiksa oleh Kasi C Seksi Ekonomi Bidang Intelijen Yupiter Selan di ruang pemeriksaan di lantai 2 gedung kantor Kejati NTT, selama dua jam, dari pukul 09.00-11.00.

Usai pemeriksaan, Jonas yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dipadu celana kain hitam itu, dengan menenteng sebuah map cokelat di tangan kirinya langsung meninggalkan kantor Kejati.

Jonas yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang dan kini Caleg DPRD Provinsi NTT Dapil Kota Kupang itu, tampak menyapa sembari menebar senyum kepada petugas piket di lobi gedung Kejati.

Dia terus berjalan keluar gedung Kejati menuju sebuah mobil warna hitam dengan nomor polisi DH 1988 LS di parkiran yang langsung membawanya meninggalkan komplek Kantor Kejati NTT yang beralamat di Jl. Adhyaksa Nomor 1 Kupang.(rey)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

IPW: Propam Polri Perlu Keluarkan TR Gaya Hidup Sederhana

Published

on

Continue Reading

Hukum

Kata Polisi, Pelapor Sukmawati Lihat Bukti Dari Google

Published

on

Sukmawati Soekarnoputri / Net
Continue Reading

Hukum

Polisi Amankan 18 Orang Terkait Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan

Published

on

Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan / Net
Continue Reading




Loading…