Connect with us

TNI -POLRI

Bupati TTU, Kutuk Aksi Penembakan KKB di Papua

Published

on

Jenazah Korban Penembakan Penembakan KKB Papua dimakamkan di TTU

Kupang, realitarakyat.com – Penembakan yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua mendapat kutukan keras dari Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes.

Kutukan dari Bupati TTU ini muncuk setelah Imanuel Neli Naikteas Bano salah satu warga Kabupaten TTU menjadi korban dari aksi Kelompok Kriiminal Bersenjata (KKB) dari Organisasi papua merdeka (OPM).

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes kepada wartawan, Senin (10/12) mengatakan sebagai pemerintah daerah dan mewakili seluruh warga Kabupaten TTU merasa sangat kehilangan atas peristiwa itu.

Dan, kata Ray, tewasnya warga Kabupaten TTU dalam aksi penembakan oleh KKB ini memberikan duka yang sangat mendalam kepada seluruh warga Kabupaten TTU.

“Saya tentunya sebagai pemerintah daerah dan mewakili seluruh masyarakat TTU ini sangat berduka dengan kejadian ini,” kata Ray.

Dibalik rasa duka yang mendalam ini, namun warga TTU bangga, karena ada satu orang warganya yang mendedikasikan dirinya untuk mau datang ke Papua untuk membangun wilayah itu.

Karena itu, Ray meminta kepada aparat keamanan untuk kasus ini segera dituntaskan, karena Papua itu bagian dari Indonesia. Jadi tentunya keterlibatan seluruh warga Indonesia untuk turut membangun Papua adalah sebuah keharusan.

Ironisnya ke-19 korban kekejaman KKB itu tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun, PT Istika Karya sebagai tempat bekerja para korban akan menanggung semua biaya termasuk asuransi bagi para korban.

“Ada asuransi atau semacam santunan. Nanti ada juga yang dari kami. Sedang kami proses, setelah pemakaman para korban,” kata Perwakilan PT Istaka Karya, Missady.

Emanuel merupakan salah satu dari 19 korban pekerja proyek Jembatan di Gunung Kabo Distrik Yall, Papua. Saat ini jenasah korban disemayamkan di rumah duka di Kabupaten TTU.(rey)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

#Trending