Connect with us

Daerah

PIAR NTT Minta MA Periksa Oknum Hakim PN Kupang

Published

on

Paul SinlaeloE salah satu pengurus PIAR NTT

Kupang, Realitarakyat.com – PIAR NTT meminta Mahkama Agung (MA) RI untuk segera memeriksa, NH oknum hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang.

Permintaan untuk memeriksa oknum hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang, Nuril Huda terkait dikabulkannya pengalihan penahanan terhadap Diana Aman terpidana kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurut PIAR NTT dengan adanya pengalihan penahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kupang menjadi tahanan kota menyebabkan terpidana TPPO kabur dan pada akhirnya tertangkan di Sumatra Utara.

“Kami dari PIAR NTT meminta agar Mahkama Agung (MA) RI memeriksa Nuril Huda oknum hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang,” kata Paul SinlaeloE salah satu pengurus PIAR NTT, Senin (3/12) ketika dihubungi media ini.

Ditegaskan Paul, dalam pengalihan penahanan dari Rutan ke tahanan kota tidak dicermati secara baik oleh oknum hakim, Nuril Huda selaku ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus itu.

Dilanjutkan Paul, dalam kasus itu terpidana tidak diketahui secara pasti tempat tinggalnya di Kota Kupang bahkan alasan pengalihan menjadi tahanan kota semata-mata menggunakan surat keterangan sakit setahun yang silam.

Bahkan, kata Paul, dalam kasus itu Komisi Yudisial perwakilan NTT hanya bisa menjadi penonton setia terkait kaburnya terpidana kasus TPPO, Diana Aman.

Semenjak kaburnya Diana Aman sebelum putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang pada 30 Mei 2017 lalu, KY perwakilan NTT tidak melakukan proses apapun terhadap ketua majelis hakim, Nuril Huda.

Pasalnya, Diana Aman kabur setelah majelis hakim PN Kelas IA Kupang mengeluarkan pengalihan penahanan terhadap terpidana dari tahanan Rutan menjadi tahanan kota.

Namun, anehnya pengalihan penahan terhadap terpidana tanpa alasan yang jelas bahkan alamat terpidanapun tak jelas.Hanya berdasarkan jaminan atas kuasa hukumnya, Edwin Manurung.

“Herannya terpidana tinggalnya disalah satu hotel tapi hakim berani keluarkan pengalihan penahanan dari tahanan Rutan ke tahanan kota. Alasan sakitnya juga rekomendasi lama dari dokter di Malaysia bukan dokter kota kupang,”ujar Paul.

Menurut Paul, KY perwakilan NTT segera mengambil sikap tegas atas sikap hakim PN Kelas IA Kupang, NH yang berani mengambil sikap untuk pengalihan penahanan terhadap Diana Aman tanpa alamat yang jelas.

“Saya minta KY NTT segera proses kasus ini jangan hanya jadi penonton setia atas kasus itu. Hakim PN Kelas IA Kupang harus diproses hukum “sebut Paul.(rey)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Bercumbu di Pojok Lapangan, Sepasang Remaja ‘Diamankan’ WH

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Sepasang remaja, RF (21) dan AL (17), warga Aceh Timur yang lagi bercumbu di tempat gelap pojok Lapangan Merdeka Langsa, Kamis (21/3) dinihari, diamankan petugas Wilayatul Hisbah Kota Langsa.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif mengatakan, penangkapan berawal saat pihaknya mengintensifkan razia malam hari khususnya di tempat diduga rawan praktek maksiat.

Saat menyisir pojok lapangan, petugas mendapati sepasang remaja sedang memadu kasih. Petugas menggelandang mereka ke markas WH di kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa.

Dari hasil introgasi yang dilakukan petugas WH, kedua remaja yang dilanda asmara ini mengaku, mereka baru sebatas pacaran, belum melakukan hubungan lebih lanjut. “Kami hanya pacaran, bang nggak ada melakukan yang lain,” akui mereka kepada petugas.

Mereka memang pacaran, tapi itu dilarang syariat sehingga mereka diamankan karena patut diduga melanggar qanun hukum Jinayat yaitu Qanun Aceh No: 06/2014 pasal 23 tentang khalwat. Kalau cukup unsur dan bukti, mereka terancam hukum cambuk. “Kita menunggu keluarga dan petua gampong membicarakan dan memediasi kasus ini,” demikian Ibrahim Latif. (MS)

Continue Reading

Daerah

Teluk Nibung Juara Umum MTQN Kota Tanjung Balai 2019

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Kecamatan Teluk Nibung juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Tanjung Balai 2019 dan diberi hadiah umroh. Kecamatan Datuk Bandar Timur harus puas pada posisi kedua dan peringkat ketiga ditempati Kecamatan Sei Tualang Raso.

Wali Kota Tanjung Balai H M Syahrial mengatakan, MTQ harus menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif karena telah terbukti mampu menjadi daya dorong untuk memacu percepatan pembangunan di daerah.

Untuk itu, kata Syahrial, MTQ harus memotivasi sekaligus meningkatkan keinginan masyarakatselalu membaca, mempelajari dan memahami Al Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk hidup.

Sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan, Al Qur’an tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji keluhuran dan nilai-nilai religius yang dikandungnya.

“Kita bersyukur karena MTQ Tanjung Balai 2019 berjalan baik. Saya juga berharap, MTQ mampu melahirkan qoriah-qoriah yang handal dan ikut dalam kegiatan yang lebih tinggi. Alhamdulillah, karena sampai saat ini, Tanjung Balai masih menjadi daerah dengan basis qori qoriah terbaik di Sumatera Utara,” ujar Syahrial. (ign)

Continue Reading

Daerah

Buka Musrenbang, Syahrial Minta Bantuan, Pemprov Sumut Beri Alkes

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tanjung Balai 2020 harus mengedepankan capaian dan indikator makro melalui penetapan program, kegiatan strategis dan prioritas.

Itu dikatakan Wali Kota Tanjung Balai, H M Syahrial sebelum membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Tanjung Balai 2020 di Aula I Kantor Pemko Tanjungbalai, Kamis (211/3).

Syahrial mengapresiasi semua pihak yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Musrenbang ini mulai tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat kota.

“Program harus cermat, terukur, mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat. Apalagi, RKPD 2020 dapat dikatakan sebagai tahun penentu keberhasilan dari RPJMD Tanjung Balai 2016 – 2021 yang akan berakhir Februari 2021.”

RKPD 2020 selain diarahkan ke upaya pencapaian target pembangunan seperti kemiskinan, pembangunan manusia dan usia harapan hidup, juga tetap diarahkan ke peningkatan layanan publik, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Kepada Pemprov, saya berharap dukungan dan bantuan nyata untuk menjadikan Kota Tanjung Balai sebagai sasaran dari berbagai kebijakan pembangunan provinsi seperti pengendalian banjir dan penanggulangan kemiskinan,” kata Syahrial.

Kepada Forkopimda, masyarakat, tokoh agama, pemuda dan organisasi profesi untuk memaksimalkan peran masing-masing dalam pelaksanaan pembangunan Kota Tanjung Balai bersih, maju dan kedepan menjadi lebih baik.

Kepala Bappeda Sumut mewakili Pemprov berjanji membantu alat kesehatan (alkes) untuk rumah sakit di Tanjung Balai. “Kami apresiasi Wali Kota yang berupaya membangun rumah sakit dalam peningkatan layanan kesehatan. Itu sejalan dengan program provinsi,” kata Irman.

Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 dari pusat dilakukan dengan perkuatan pelaksanaan kebijakan money follow program priority. Karena itu, permintaan dukungan, bantuan pengendalian banjir dan penanggulangan kemiskinan tidak dijawab Irman.

Musrenbang ini dihadiri Wakil Wali Kota TanjunDrs H Ismail, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provsu, Balai Wilayah Sungai (BWS) II, Forkopimda Kota Tanjungbalai, BUMN/BUMD, Perguruan tinggi, asosiasi profesi, organisasi masyarakat, delegasi kecamatan, kelompok swadaya masyarakat dan kelompok perempuan. (ign)

Continue Reading
Advertisement

#Trending