Connect with us

Hukum

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah M Daniel Kembalikan Uang Rp 2 Milyar, Polisi Akan Terus Tindak Lanjuti Kasus Pidananya

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com. – Polisi menyatakan akan tetap menindaklanjuti kasus dugaan korupsi Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia 2017, meskipun pihak PP Pemuda Muhammadiyah telah mengembalikan uang Rp2 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Kegiatan kemah yang dilaksanakan Kemenpora itu tahun anggaran 2017. Kalau ada pengembalian uang tidak menghilangkan tindak pidananya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/11).

Pada kasus dana kemah, setidaknya ada dua ormas yang menerima dana dari Kemenpora untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Dua organisasi itu ialah Pemuda Muhammadiyah dan Gerakan Pemuda Ansor dengan total dana Rp5 miliar.

Berdasarkan penelusuran polisi, laporan pertanggungjawaban GP Ansor tidak ditemukan penyimpangan. Sementara dalam laporan pertanggungjawaban Pemuda Muhammadiyah diduga terdapat penggunaan dana fiktif sebesar kurang dari setengah anggaran.

“Dari hasil pemeriksaan awal memang diduga ada anggaran dana sekitar Rp2 miliar yang tidak dihabiskan penuh, dan diduga kurang dari separuh ada dana fiktif dalam penggunaannya,” ujar Argo.

Argo mengatakan acara Kemah Pemuda Islam itu memang berdampak baik bagi banyak orang. Namun, pertanggungjawaban harus tetap dijalankan mengingat dana yang dipergunakan berasal dari anggaran negara.

“Polisi mengapresiasi berkaitan dengan adanya kegiatan perkemahan tersebut, kemah pemuda Islam yang digagas oleh Kemenpora karena kegiatan sangat positif, dan untuk menambah wawasan nusantara. Tentunya kegiatan kemah tersebut kan menggunakan uang negara, uang rakyat,” kata Argo.

Sebelumnya, Kasubdit Tipikor Ditkrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan menyebut Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengembalikan uang sejumlah Rp2 miliar terkait dengan acara kegiatan Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia yang dilaksanakan Kemenpora Tahun Anggaran 2017.

Hal ini juga sudah dibenarkan oleh Ketua Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani yang mengatakan pihaknya telah mengembalikan uang sejumlah Rp2 miliar ke Kemenpora pada Jumat (23/11).

Fanani merinci ada sejumlah alasan pihaknya mengembalikan uang itu ke Kemenpora. Pertama, pihaknya tidak mau disebut telah melakukan penyimpangan dana dalam kegiatan itu. Pengembalian itu juga terkait dengan harga diri organisasi yang memperjuangkan antikorupsi.

Alasan lain mengembalikan duit lantaran terdapat perbedaan program kegiatan. Dia pun menyebut uang Rp2 miliar yang diserahkan ke Kemenpora itu berasal dari kas Muhammadiyah.

Sementara, uang dari Kemenpora sudah digunakan semua untuk kegiatan itu. “Iya, dari Muhammadiyah,” ujar Fanani.(Nanang)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Besok, KPK Bakal Panggil Bos Lippo James Riady

Published

on

James Riady / Net
Continue Reading

Hukum

KPK Tak Permasalahkan Jika Polisi Hanya Ungkap Pelaku Penyiraman Novel

Published

on

Continue Reading

Hukum

Kantongi Identitas, Polisi Buru Pelaku Persekusi Anggota Banser

Published

on

Continue Reading




Loading…