Connect with us

Daerah

Ratusan Massa Unjuk Rasa Perkebunan/PKS Langgapayung PT. Tapian Nadenggan

Published

on

Unjuk rasa dalam pengawalan ketat oleh Polres Tapanuli Selatan yang dipinpin oleh Kabag OPS AKP Jumanto, Kapolsek Padangbolak AKP Kasmir Sitanggang dan Satuan Berimob bersenjata lengkap juga TNI dipinpin oleh Danramil Gunungtua Kapten Pahlawan.

Paluta, realitarakyat.com-Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Bersatu (AMPMB) dari 9 (sembilan) desa yaitu desa Hutabaru Nangka, desa Sihopuk Lama, desa Sihopuk Baru, desa Siancimun, desa Rondaman, desa Situmbaga, desa Bolatan Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Padanglawas Utara dan desa Batang Nadenggan, desa Ujung Gading Kecamatan Sungai Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumut, 28/8.

Dalam orasi unjukrasa yang di koordinatori oleh Habibi P. Harahap ada 6 (enam) point tuntutan prioritas Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Bersatu Halongonan Timur menuntut:

“Putra-putri daerah secepatnya direkrut  sebanyak-banyaknya untuk bekerja di PT. Tapian Nadenggan, realisasikan kebun plasma dari kebun inti, realisasikan CSR secara rutin berkelanjutan: pendidikan (beasiswa berperestasi), kesehatan (posyandu dan lainnya), infrastruktur jalan sarana dan prasarana umum, Tim bantuan luar yang disewa yang seyogiyanya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Repoblik Indonesia (NKRI) dan obyek vital Negara secepatnya di kembalikan   kepangkuan ibu pertiwi, Penanaman budidaya kelapa sawit yang dilakukan PT. Tapian Nadenggan yang berada disekitar sungai agar langsung ditebangi sesuai ketentuan DAS (Daerah Aliran Sungai), dan Kontraktor/rekanan lokal jangan hanya sebagai pelengkap, terang Habibi P. Harahap dalam orasinya.

Pantauan, dari pukul 10.00 wib s/d 18.00 selasa 28/8/2018 ratusan massa belum beranjak dari lokasi unjuk rasa. Pengunjuk rasa berjanji akan menginanap sampai tuntutan mereka dijawab secara resmi oleh pihak manejemen PT. Tapian Nadenggan yang dituding sejak 73 tahun NKRI merdeka masyarakat Halongonan Timur belum merdeka, masih dijajah dan dirampas haknya oleh Perkebunan PT. Tapian Nadenggan.

Massa membakar puluhan ban  bekas didepan PKS Langgapayung PT. Tapian Nadenggan.

Unjuk rasa dalam pengawalan ketat oleh Polres Tapanuli Selatan yang dipinpin oleh Kabag OPS AKP Jumanto, Kapolsek Padangbolak AKP Kasmir Sitanggang dan Satuan Berimob bersenjata lengkap juga TNI dipinpin oleh Danramil Gunungtua Kapten Pahlawan.

Baca Juga :   Tiga Anggota Polres Aceh Timur Diberhentikan Tidak Hormat

4 ( empat) kali unjuk rasa sampai kini pihak manejemen Perkebunan PT. Tapian Nadenggan belum memenuhi dan memberi jawaban.

Massa berjanji tetap melakukan unjuk rasa sampai kapanpun sampai tuntutan dipenuhi. Aksi unjuk rasa berlangsung damai tampa anarkis.(Haryan).

Advertisement
Loading...
Loading…

Loading…

#Trending