Connect with us

Daerah

Pengawasan Kurang, Penyelewengan Dana Desa Marak di Aceh

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Ada indikasi marak terjadi penyelewengan dana di Provinsi Aceh. Soalnya, kurang pengawasan dilakukan Inspektorat akibat tidak adanya dana operasional untuk turun ke desa-desa.

Temuan Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), hampir seluruh Inspektorat di Aceh tidak bisa melakukan pengawasan dana desa akibat kekurangan biaya operasional untuk turun ke desa desa. “Ini salah satu penyebab indikasi terjadi penyelewengan dana gampong,” sebut Ketua FPRM, Nasrudin kepada Realitarakyat.com, Jumat (13/7).

Dijelaskan, sejak Pemerintah Pusat mengucurkan dana desa 2015 dengan tujuan meningkatkan pembangunan di tingkat desa. Namun, yang terjadi banyak oknum aparat desa mengintervensi dan mengarahkan ke program yang tidak bermanfaat untuk masyarakat luas, bahkan cenderung dipaksakan sehingga tidak tepat sasaran.

Meski Kementerian Desa, Kemeterian Dalam Negeri danPlri membuat kesepakatan 2017 tentang Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Dana Desa, tetapi hal itu belum bisa meminimalkan korupsi dana desa.

Nasruddin mengatakan, tidak hanya persoalan korupsi dana desa yang terjadi saat ini, juga ada persoalan optimalnya peran pendamping desa untuk membantu program pemerintah desa.

Bisa dilihat laporan keuangan yang masih masih menggunakan dana desa membayar pihak ketiga untuk membuat dokumen.”Ini ironis karena sudah berjalan empat tahun program pendamping desa tetapi pemerintah desa tidak juga mandiri.

“Yang menjadi pertanyaan kita, tenaga Pendamping Desa (PD) dan tenaga Pedamping Lokasi Desa (PLD) apa kerjanya, padahal mereka itu dibayar negara setiap bulan untuk membantu pemerintah desa. Dalam kenyataannya, masih ada desa yang membayar pihak ketiga untuk membuat dokumen desa,” ungkap Nasrudin.

Karena itu, FPRM meminta Pemerintah Pusat mengevaluasi program pendamping desa yang telah menelan anggaran negara hampir Rp2 triliun secara nasional,” demikian Nasrudin. (MS)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Di Hadapan Jemaat Tanjungbalai, Erwin S Siregar Sampaikan Makna Perayaan Natal

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sekda Diminta Ikut Bertanggung Jawab atas Pemotongan Dana Kotaku Sebesar 15 Persen

Published

on

Continue Reading

Daerah

Digusur Paksa, Pemkot Bandung di PTUN Warga Tamansari

Published

on

Continue Reading




Loading…