Connect with us

Daerah

Perlu Penanganan Serius Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Penyeludupan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) baik melalui laut maupun udara belakangan ini sangat mengejutkan.

Untuk mencegah masuknya barang haram tersebut ke Indonesia serta memutus mata rantai peredarannya di tanah air tidak hanya diperlukan penanganan khusus tetapi juga harus serius.

Hal itu dikatakan Wakil Walikota Langsa, Dr H Marzuki Hamid ketika membacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 di Halaman BPKD Langsa, Kamis (12/7).

Dikatakan, perang terhadap narkoba menuntut seluruh kompenen masyarakat maupun elemen bangsa bergerak secara aktif untuk melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara.

Dikatakan, kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang harus diatasi secara serius. Bila tidak, barang haram tersebut dapat digunakan sebagai senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Dijelaskan, untuk mencegah kejahatan narkoba selain melalui pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan, juga dengan upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. “Masyarakat harus dioptimalkan untuk ikut aktif dalam memerangi tindak kejahatan narkoba.”

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menginisasi program Alternatife Development 2016-2025 di Aceh Besar, Bireun dan Gayo Lues yang merupakan langkah maju pembangunan berkelanjutan.

Dalam sambutan tertulisnya, Wiranto mengharapkan, program itu didukung semua pihak. Dan, ini sebagai bentuk komitmen kita sebagai anak bangsa dalam membangun Indonesia dari pinggiran dan wilayah yang paling rentan peredaran narkoba. (MS)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Di Hadapan Jemaat Tanjungbalai, Erwin S Siregar Sampaikan Makna Perayaan Natal

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sekda Diminta Ikut Bertanggung Jawab atas Pemotongan Dana Kotaku Sebesar 15 Persen

Published

on

Continue Reading

Daerah

Digusur Paksa, Pemkot Bandung di PTUN Warga Tamansari

Published

on

Continue Reading




Loading…