Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Terbongkar Kedok Kelangkaan BBM di SUMUT, Pertamina Tahan Penyaluran, Kementerian ESDM Tegur Dirut Pertamina

Published

on

Medan, Realitarakyat.com. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) RI memberikan surat teguran kepada Dirut PT Pertamina (Persero) terkait penyaluran BBM jenis bensin premium. Sebab, PT Pertamina menahan penyaluran BBM premium di Sumatera Utara yang menyebabkan terjadinya kelangkaan premium beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Aripay Tambunan mengatakan, surat teguran itu ditandatangani langsung oleh Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto pada 3 Mei 2018 lalu saat Komisi B melakukan kunjungan kerja ke Kementerian ESDM.

Kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kelangkaan premium di Sumut. Komisi B DPRD Sumut berencana meminta tambahan kuota premium untuk Sumut karena terjadinya kelangkaan dinilai karena kuota yang diberikan pemerintah tidak mencukupi.

Namun dalam pertemuan itu terungkap bahwa kuota premium untuk Sumut sebenarnya mencukupi. Namun tidak disalurkan seluruhnya oleh PT Pertamina.

“Ternyata stok premium masih banyak di Sumut. Sampai April 2018, baru 21 persen yang disalurkan. Jadi ada 79 persen lagi yang belum disalurkan. Masalahnya selama ini karena tidak disalurkan. Makanya pada saat itu juga dikeluarkan surat dari Dirjen Migas kepada Dirut PT Pertamina untuk mendistribusikan premium itu,” kata Aripay, Kamis (17/5/2018).

Berdasarkan kuota Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) per kabupaten kota di Sumatera Utara pada 2018, dari alokasi 601.947 kilo liter (KL) premium di Sumut, baru 128.610 KL yang tersalurkan atau 21,37 persen.

Loading...

Politisi dari Fraksi PAN ini menilai, tidak disalurkankannya premium tersebut karena ada isu lingkungan bahwa BBM jenis pertalite lebih ramah lingkungan dibandingkan premium.

“Makanya kita sampaikan bahwa mahasiswa di Sumut ini marah, mereka unjukrasa karena masyarakat Sumut masih membutuhkan premium. Selain itu juga kondisi perekonomian masyarakat belum baik. Jadi kalau ini ditarik kita akan ribut terus di Sumut,” ujarnya.

Baca Juga :   Dalam Hal Mempermudah Investasi, Mendagri Mencabut 51 Permendagri Yang Lama

Oleh karena itu, kata Aripay, pihaknya telah memberikan warning pada Kementerian ESDM dan BPH Migas agar premium segera disalurkan.

Untuk melihat dampak dari teguran tersebut, Komisi B DPRD Sumut melakukan sidak ke sejumlah SPBU di Sumut untuk melihat ketersediaan BBM premium tersebut. Sidak antara lain dilakukan di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

“Sekarang kita sidak meninjau langsung keberadaan premium bagaimana. Dilaksanakan tidak instruksi Kementerian ESDM ini oleh Pertamina atau tidak,” tegas Aripay.

Dikatakan Aripay, dari sidak yang dilakukan bersama PT. Pertamina Marketing Operation Region I, Hiswana Migas dan Dinas ESDM Sumut tersebut, stok premium tersedia di sejumlah SPBU terutama SPBU yang berada di jalan umum dan jalan nasional.

“Kita lihat sudah jalan instruksi itu. Pertamina juga menjamin di sepanjang jalan umum dan jalan nasional sudah ada premium. Memang bertahap dalam dua bulan ini untuk SPBU-SPBU yang di dalam masih dalam proses,” pungkasnya.(M Sianturi)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Hindari Konflik Horizontal, KPU Perpendek Masa Kampanye Pilkada

Published

on

Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Wahyu Setiawan. (foto: ist/net)
Continue Reading

Nasional

Pilkada 2020, ICW: Perhatikan Tiga Prinsip Utama Pelaporan Dana Kampanye

Published

on

Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo. (foto: ist/net)
Continue Reading

Nasional

Inilah Pasal yang Bikin Paripurna DPD Ricuh

Published

on

Rapat Paripurna Luar Biasa DPD RI berlangsung ricuh, Rabu (18/9/2019). (foto: ist/net)
Continue Reading




Loading…