Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Jokowi : Jika Tidak Bisa Selesaikan Target Saya Akan Pecat Menteri BPN

Published

on

Palembang, Realitarakyat.com. – Sebanyak 5534 sertifikat tanah dan 490 sertifikat wakaf tanah rumah ibadah diserahkan Pemerintah kepada warga dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan pada acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat yang dilaksanakan di Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Palembang, Senin (22/1/2018).

Presiden RI Joko Widodo menyerahkan secara langsung sertifikat kepada 12 orang perwakilan masyarakat. Presiden mengungkapkan, Pemerintah baru menyelesaikan penerbitan 46 juta sertifikat dari 126 juta sertifikat yang seharusnya dimiliki oleh masyarakat.

Presiden Jokowi mengatakan, sisa 80 juta sertifikat yang belum terbit merupakan pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah. Terkait hal ini, Kementerian ATR/BPN didorong untuk mempercepat penerbitan sertifikat dengan target sebanyak tujuh juta sertifikat pada tahun ini dan sembilan juta sertifikat di tahun 2019.

“Tahun lalu target lima juta alhamdulillah selesai. Tahun ini target saya tujuh (sertifikat-red) juta harus keluar dari kantor-kantor BPN. Biar semua pegawai BPN ga tidur ga apa-apa. (itu-red) kerja keras, saya tahu,” ujar Jokowi.

Menurut Presiden, penerbitan sertifikat merupakan hal yang sangat penting mengingat masih banyaknya permasalahan sengketa lahan diberbagai daerah. Jokowi bahkan mengancam akan mencopot Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil bila target penerbitan sertifikat tidak sesuai target.

“Kalau target tidak tercapai hati-hati, bisa tidak menjadi menteri lagi. Tidak bisa kerja tanpa target, enak sekali. Kalau menteri diberi target dibawahnya dirjen, deputi sampai kantor BPN diberi target. Kalau tidak memenuhi target dicopot, itu saja,” tegas Jokowi disambut tepuk tangan 4000 peserta yang hadir.

Jokowi berpesan kepada penerima masyarakat untuk menggunakan sertifikat lahannya secara bijaksana. Sertifikat tanah diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal kerja sehingga menciptakan lapangan kerja dan mendorong perekonomian.

Baca Juga :   Rektor UIII: Ajaran Agama, Pedoman Hantarkan Kemerdekaan Manusia

“Sertifikat yang diagunkan jangan dipakai untuk beli mobil, nanti mobilnya hilang tanahnya juga hilang. Jadi pakailah dengan bijaksana,” pungkasnya.(Ihsan)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Pemerintah Pastikan Tak Lemahkan KPK

Published

on

Continue Reading

Nasional

Menkopolhukam Minta Demonstran Tertib Sampaikan Aspirasi

Published

on

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Wiranto (kanan-depan)
Continue Reading

Nasional

DPR Setuju Tunda Pengesahan RUU PAS

Published

on

Continue Reading




Loading…