Connect with us

Politik

Ketua MPR Yakin Yang Persekusi Ustadz Somad Bukan Masyarakat Bali

Published

on

JAKARTA– Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yakin persekusi yang dilakukan sejumlah warga terhadap ulama paroh baya Ustad Abdul Somad dalam safari dakwahnya di Bali pekan lalu bukan dilakukan masyarakat pulau dewata itu.

“Saya tidak yakin penolakan ustadz Abdul Somad itu dilakukan masyarakat Bali. Saya banyak punya teman orang Bali. Mereka baik-baik kok. Jadi, penolakan tersebut bukan dilakukan orang Bali, melainkan oknum atau segelintir orang di Bali,” kata Zulkifli Hasan.

Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan menjawab awak media usai membuka Simposium Nasional MPR RI dengan tema ‘Pembangunan Negara Kesejahteraan Pancasila Visi 2045’ di Gedung Nusantara IV Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/12).

Yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab dengan tidak memperbolehkan ulama tengah baya itu safari dakwah di Bali, kata Zulkifli, ini sama saja artinya dengan mencoreng nama baik masyarakat Bali.

“Karena itu, kasus ini harus diusut tuntas agar kejadian serupa tak terulang. Saya minta aparat penegak hukum mengusutnya dan mengadili pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Tidak boleh di negara yang beridiologi Pancasila hal seperti itu terjadi. Saya yakin, itu dilakukan oknum, bukan masyarakat Bali,” ulang Zulkifli.

Selain itu, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut meminta agar keamanan harus adil dalam menegakan hukum sehingga tidak membuat
proses hukumnya tidak berdampak kepada gejolak publik yang merasa tidak puas akibat proses hukum berat sebelah.

Wakil rakyat dari Dapil Provinsi Lampung tersebut juga meminta agar elite, kelompok lain atau elite politik tidak memanas-manasi situasi untuk mendapat keuntungan dari kondisi demikian.

“Ya, sudahlah. Kepada aparat penegak hukum saya minta untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Masyarakat dan elite juga saya minta untuk mendinginkan suasana. Dan, kejadian serupa tidak boleh terulang di mana saja di wilayah Indonesia.”

Hal senada juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR RI, Fadli Zon. “Hal tersebut tidak boleh terulang. Dan, serahkan serahkan penyelesaian kasus itu kepada aparat penegak hukum karena ini adalah masalah SARA, persoalan yang sangat sensitif di negeri ini,” kata dia.

Selain itu, kepada masyarakat Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga meminta bertindak hati-hati dan tidak termakan hoax atau berita bohong yang setiap hari berseliweran di media sosial.

Penganut agama manapun dan dari pihak manapun itu, tidak boleh berlaku demikian. Karena ini memicu potensi konflik yang besar. Seperti yang terjadi di Bali itu, ada berita-berita palsu, ada hoax, ada provokasinya yang menimbulkan kesalahpahaman.

“Kalau bisa diredam ya redam. Tetapi jangan sampai terulang kembali, lebih bagus dalam persoalan-persoalan tertentu kita serahkan kepada aparat penegak hukum. Jangan main hakim sendiri,” ucap Fadli Zon.

Fadli juga mengharapkan langkah proaktif aparat penegak hukum dalam mengantisipasi persoalan tersebut, salah satunya dengan mencekal berita-berita palsu atau hoax yang kerap disebarkan melalui nedsos dan instant messenger lainnya.

Misalnya ketika beredarnya berita-berita melalui Whatsapp Grop (WAG) yang tidak benar mungkin bisa diantisipasi, sehingga beredarnya tidak luas dan menimbulkan komplikasi.

“Kalau beritanya itu sudah provokatif dan salah, orang salah paham dan itu bisa menjadi bola salju. Jadi. harusnya bisa dicegah sejak dini ketika berita-berita itu masih bersifat rumor,” ungkap wakil rakyat Dapil Jawa Barat ini.

Sebelumnya ramai diberitakan bahwa Safari dakwah Ustad Abdul Somad di Bali sempat diwarnai protes dari ormas lokal, Walau begitu, dakwah Ustad Somad di Denpasar tetap berlangsung dengan aman.

Informasi yang beredar di media termasuk media sosial, ulama paroh baya kelahiran Asahan, Sumatera Utara, 28 Mei 1977 itu sempat diprotes kehadirannya di Pulau Dewata oleh ormas yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali (KRB). (tanjung)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Politik

Yasonna Segera Kirim Surat Pengunduran Diri ke DPR

Published

on

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly / Net
Continue Reading

Politik

Jadi Menhan, Prabowo Tetap Ketum Gerindra

Published

on

Menhan Prabowo Subianto / Net
Continue Reading

Politik

Cacat Administrasi, Komisi III Diminta Tolak Calon Kapolri

Published

on

Ketua Presidium IPW Neta S Pane. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading




Loading…