Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Diduga Gelapkan Raskin ,Camat Halongonan Ditangkap Paksa Jaksa

Published

on

Gunungtua, Realitarakyat.com. – Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Paluta) melakukan penahanan terhadap oknum mantan Camat Padang Bolak berinisial AJS bersama oknum Kepala Desa‎ Batang Baruhar Julu berinisial MH, setelah ditetapkan tersangka pada kasus dugaan penyelewengan bantuan beras miskin (raskin), Senin (6/11) malam.

 

AJS yang saat ini menjabat sebagai Camat Halongonan Timur dan MH selaku Kades ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka penyelewengan raskin tahun 2015 sesuai dengan surat penetapan tersangka nomor‎ B-516/N.2.33/Fd.1/09/2017.

 

Kajari Paluta Rizal S Nyaman SH MH melalui Kasi Intel Sutan SP Harahap SH membenarkan tentang penahanan tersebut. Katanya, keduanya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyelewengan Raskin tahun 2015‎.

“Iya Benar, kita telah melakukan Pehanan Camat halongonan yang berinisial AJS , karena diduga melakukan penggelapan Raskin” Ucap Kasi Intel Kejari Paluta Sutan SP Harahap, saat di Hubungi melalui Telp Seluler, Rabu (8/11/2017).

 

Dugaan penyelewengan raskin ini sesuai dengan hasil penyidikan. Dimana AJS yang pada tahun 2015 lalu menjabat sebagai camat Padang Bolak dan oknum kades MH saat itu ditunjuk sebagai kepala penanggung jawab gudang distribusi raskin di wilayah Kecamatan Padang Bolak, tidak melakukan penyaluran raskin untuk bulan ke 13 dan 14 yang pada saat itu merupakan extra bonus.

 

Jatah extra bonus raskin tersebut diketahui mencapai sekitar 120 ton dengan rincian 59.970 kilo untuk bulan ke 13 dan 14 yang diduga tidak disalurkan.

 

“Berdasarkan hasil audit Inspektorat Paluta, total kerugian negara mencapai Rp862 juta,” kata Kasi Intel.

 

AJS‎ sendiri ditahan setelah menghadiri surat pemanggilan ketiga dan dilakukan pemeriksaan. Sedangkan MH dijemput secara paksa setelah tiga kali mangkir dan tidak menghadiri panggilan dari pihak Kejari.

Baca Juga :   Ada Kode Lima Kosong-kosong dalam Suap Bupati Muara Enim

 

“Pak camat ditahan setelah menghadiri panggilan ketiga dan dilakukan pemeriksaan. Camat nya juga kooperatif. Sedangkan kades dijemput secara paksa dari luar kota karena tiga kali dipanggil tidak hadir,” katanya.

 

Sutan menambahkan‎, keduanya akan dikenai pasal 2 dan 3 juncto pasal 15 Undang-undang Tipikor dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

 

Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan penyidikan apakah ada tersangka lainnya. Sedangka untuk kedua tersangka sudah dititipkan di Rutan Gunung Tua menunggu pemeriksaan lebih lanjut.(Irwan S)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Penegakan Hukum dan HAM Era Kedua Jokowi Diprediksi Makin Kelam

Published

on

Presiden RI Joko Widodo / Net
Continue Reading

Hukum

Perekam Video ‘Penggal Jokowi’ Sujud Syukur Setelah Divonis Bebas

Published

on

Ina Yuniarti Lakukan Sujud Syukur Setelah Divonis Bebas / Net
Continue Reading

Daerah

Anggota DPRD Periode 2014 – 2019 Kembalikan Kerugian Negara 

Published

on

Gedung DPRD Kota Tanjungbalai. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading




Loading…