Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

KPK Panggil Sejumlah Kader Golkar Terkait E KTP

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com.- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan kembali memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sejumlah saksi-saksi yang dipanggil oleh penyidik KPK kebetulan semuanya merupakan politikus atau kader Partai Golkar.

 

Kasus Tipikor yang dimaksud adalah berkaitan dengan proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional yang berbasis elektronik atau e-KTP. Hingga saat ini penyidik KPK telah menetapkan sejumlah tersangka terkait e-KTP, di antaranya adalah Irman, Sugiharto, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Markus Mari dan juga Setya Novanto.

Berdasarkan fakta dilapangan ,sedikitnya ada 3 orang kader Partai Golkar yang datang ke KPK, di antaranya Agun Ginandjar, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Rudy Alfonso Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Partai Golkar. Selain itu juga ada Chaeruman Harahap, mantan Ketua Komisi II DPR RI.

Sementara itu Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK belum bersedia memberikan keterangan secara detil terkait pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap sejumlah kader Partai Golkar. Namun dirinya memastikan bahwa ketiga orang tersebut datang ke Gedung KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi.

“Penyidik KPK hari ini memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pengadaan KTP elektronik. Ini merupakan rangkaian pemeriksaan lanjutan untuk mendalami dan menggali keterangan yang sudah pernah disampaikan sebelumnya,” kata Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Febri menambahkan bahwa pemanggilan sejumlah saksi-saksi tersebut sebagai bagian dari strategi penyidik KPK terkait pemyelidikan dan pengembangan dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Menurut laporan KPK, proyek tersebut berpotensi merugikan anggaran keuangan negara yang diperkirakan mencapai 2,3 triliun rupiah. Padahal total anggaran proyek pengadaan e-KTP mencapai 5,9 triliun rupiah.

Baca Juga :   Dituding Langgar Kesusilaan, Menkominfo Panggil Kimi Hime

Hingga pukul 11:15 WIB, ketiga orang saksi tersebut masih menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kasus perkara proyek pengadaan e-KTP. Sementara itu Febri rupanya masih enggan atau belum bersedia memberikan keterangan terkait apa saja sebenarnya materi yang akan ditanyakan oleh pihak penyidik KPK kepada ketiga saksi tersebut.(A Fahmi)

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Struktur AKD Belum Dibentuk, Ketua DPR Bantah Sengaja Ulur Waktu

Published

on

Continue Reading

Nasional

Polda Metro Tolak Terbitkan Izin Demo Saat Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Published

on

Demonstrasi / Net
Continue Reading

Nasional

Pelantikan Jokowi Tak Akan Ditunda

Published

on

Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI Ilham Saputra  (Foto: Ist/Net)
Continue Reading




Loading…