Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Opini

Berikut Tata Cara Membuat Berita Yang Benar dengan cara 5 W + 1 H

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com.- Ingin belajar menjadi jurnalis sangat lah butuh perhatian serius, dan harus mampu menguasai 5 W+ 1 H, lantas bagaimana dan apa itu 5 W + 1 H.

Analisis 5W + 1H :

What / Apa ?

– Berita ini berisi tentang kecelakaan pesawat airbus A300-B4 milik Garuda Indonesia.

Who / Siapa ?

– Korban adalah para penumpang 222 orang dan 12 orang awak pesawat.

Where / Dimana ?

– Kejadian tersebut terjadi di desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

When / Kapan ?

– Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 31 Oktober 2017.

Why / Mengapa ?

– Karena adanya human error sehingga terjadi kesalahan komunikasi.

How / Bagaimana ?

– Karena kesalah mengertian komunikasi antara menara kontrol dengan pilot pada saat pesawat sedang melintasi Pulau Lombok yang diselimuti asap tebal dari kebakaran hutan.

Contoh sebagai berikut :

Garuda Terbakar, 234 Penumpang Tewas

Jakarta, Realitarakyat.com.- Penerbangan GA 152 adalah sebuah pesawat Airbus A300-B4 milik Garuda Indonesia yang jatuh di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Loading...

Pesawat ini hendak mendarat di Lombok Internasional Airport, 31 Oktober 2017.

Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah 222 orang dan 12 awak.

Kecelakaan ini merupakan kecelakaan pesawat terbesar dalam sejarah Indonesia. Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan dari Bandara Ngurah Rai Bali menuju Lombok Internasional Airport.

Menara pengawas Bandara kehilangan hubungan kontak  dengan pesawat sekitar pukul 13.30 Wita.

Saat terjadinya peristiwa tersebut, Pulau Lombok sedang diselimuti asap tebal dari kebakaran hutan. Ketebalan asap menyebabkan jangkauan pandang pilot sangat terbatas dan cuma mengandalkan tuntunan dari menara kontrol.

Namun kesalahmengertian komunikasi antara menara kontrol dengan pilot menyebabkan pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak tebing gunung.

Baca Juga :   PR Pendidikan Indonesia Masih Besar, Ini Tanggung Jawab Bersama

Pesawat tersebut meledak dan terbakar, menewaskan seluruh penumpang dan awaknya.
Dari seluruh korban tewas, ada 44 mayat korban yang tidak bisa dikenali yang selanjutnya dimakamkan di Praya.

Di antara korban jiwa, selain warga Indonesia, tercatat pula penumpang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Belanda dan Jepang.( Es/Pemred).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Opini

Jika Mau, Presiden Bisa BG-kan Firli

Published

on

Ketua KPK Terpilih, Irjen Firli Bahuri / Net
Continue Reading

Opini

KPK Bobrok, DPR Menari, Jokowi Beraksi

Published

on

Continue Reading

Opini

Slogan Kotaku (Situbondo Kota Santri) di Pinggiran Eks Lokalisasi

Published

on

Rasyuhdi
Continue Reading




Loading…