Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Bentrok Antar Warga Bima Dan Flores, 1 Orang Warga Flores Meninggal Dunia

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com.- Senin, 9 Oktober 2017 kemarin, sekitar pukul 15.45 WIB atau jam 16.45 WITA, terjadi chaos atau tawuran 2 Kelompok Pemuda asal Flores (NTT) yang dipimpin Selfi dan kelompok Bima (NTB) yang dipimpin Ahmad.

Lokasi tawuran mereka tepatnya di Jalan Perjuangan Raya, RT. 21 RW. 07, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta. Seorang petugas bersenjata, yang enggan menyampaikan namanya untuk dipublikasikan di media ini menceritakan kronologis kejadian ini.

Sumber menuturkan, sehari sebelum kejadian (Minggu, 8 Oktober 2017) kira-kira pukul 19.30 WIB terjadi pembacokan terhadap kelompok orang Bima yang sedang main catur. Terduga pelaku adalah warga asak Flores-NTT. Kejadian pembacokan ini ternjadi secara tiba-tiba.

“Korban pembacokan bernama Idhar, warga Bima kelahiran 10 Mei 1977. Dan saat ini menetap di RT. 11/07, Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. Sesaat kemudian, korban llangsung dibawa ke RS Koja,” tutur Sumber sore tadi.

Setelah dari RS Koja, sambung dia, rekan-rekan korban membuat Laporan Pengaduan di Polsek Koja. Dan meminta pihak pelaku pembacokan ditangkap segera dan bisa di proses sebagaimana hukum yang berlaku. Namun, lanjut Sumber, warga Bima yang tampaknya belum melihat adanya reaksi dari pihak Polri, akhirnya memilih langkah hukumnya sendiri.

Dia mengatakan, sekitar jam 13.30 WIB, pihak Kelompok Orang Bima memutuskan untuk mencari pelaku pembacokan rekannya yang mereka pastikan berasal dari kelompok warga Flores.

“Sekitar pukul 14.00 WIB. Kelompok orang Bima mengkonsolidasikan diri dan bulat mengambil langkah hukum sendiri. Mereka saling berkoordinasi dan mengumpulkan diri di sekitar lokasi kejadian. Sesaat kemudain, mereka langsung melakukan penyerangan terhadap Kelompok Flores,” ujarnya.

“Selanjutnya, dari tawuran yang terjadi dengan menggunakan senjata tajam itu, dua warga yang terluka,” tuturnya menambahkan.

Baca Juga :   Wiranto : Pemilu Jangan Dibuat Perpecahan Tapi Mari Kita Sambut Dengan Gembira

Dan dari data yang dihimpun pihaknya, sambung Sumber, selain si Idhar, warga Bima yang dibacok di hari Minggu (/8/10/2017) malam. Pada chaos yang terjadi Senin (9/10/2017) siang kemarin, ada dua warga asal kelompok flores yang menjadi korban.

“Selvi Flores mengalami luka bacok pada lengan kanan. Sedangkan, Beni flores meninggal dunia. Beni yang mengalami luka bacok pada bagian perutnya meninggal dunia saat di bawa ke Puskesmas Kelapa Gading sekitar pukul 15.30 WIB,” jelas Sumber.

Pasca kejadian itu, Aparat Kepolisian dan Aparat Koramil 01/Koja & Kodim 0502/ tiba di lokasi dan langsung mengamankan situasi dengan melucuti seluruh sajam yang dibawa warga baik dari Kelompok Flores maupun Kelompok orang Bima.

“Selanjutnya akan diadakan pertemuan antara tokoh bima dan tokoh flores dalam rangka mencari musyawarah mufakat dalam pertikaian dua etnis yang terjadi di Jakarta Utara ini,” pungkasnya.

Sementara itu, kronologis adanya motivasi kejadian awal di hari Minggu (8/10/2017) malam tentang terduga pelaku pembacokan kepada warga Bima (Irfan-red) yang diduga dilakukan kelompok warga Flores masih dikonfirmasi kejelasannya soal ini ke pihak Kepolisian.

Demikian dengan sorotan yang mengarah atas lambannya penanganan awal dalam meringkus pelaku terduga pembacokan warga Bima masih menunggu klarifikasi dari pihak Polri atas informasi ini. Sedangkan dari kubu warga Flores pun hingga berita ini dipublikasikan, masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait yang akan memberikan keterangan dalam perimbangan pemberitaan ini.(Roby)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Moeldoko: Tak Boleh Demo Agar Pelantikan Presiden Bisa Khidmat

Published

on

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko / Net
Continue Reading

Nasional

Rentan Konflik dan Berbiaya Tinggi, Pengamat ini Sarankan Pilkada Dikembalikan ke DPRD

Published

on

Pengamat politik, Munandi Saleh (foto:ist/net)
Continue Reading

Nasional

NPHD Cair, Anggaran Harus Dibagi Proporsional

Published

on

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Racmat Bagja. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading




Loading…